Topan Champi Menyebabkan Kantor dan Sekolah Tutup di Taiwan, Penerbangan Dibatalkan

Topan super (Super Typhoon) Champi mendekati timur Taiwan pada Rabu (21/10) malam. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Topan (Typhoon) Champi yang berada di dekat Taiwan menyebabkan penutupan kantor dan sekolah, Sabtu (24/10).

Penerbangan dari dan menuju Taiwan dibatalkan atau ditunda pada hari Sabtu seiring dengan mendekatnya Topan Champi. Selain itu, penerbangan domestik dan layanan feri juga dihentikan.

Melansir Focustaiwan.tw kantor dan sekolah di 13 kota dan wilayah di seluruh Taiwan akan ditutup pada hari Sabtu (24/10) akibat Topan Champi. Sementara itu, kegiatan belajar dan bekerja di wilayah Taiwan bagian selatan akan tetap berlangsung seperti biasa.

Pemerintah daerah di Keelung, Taipei, New Taipei, Taoyuan, Kota dan Kabupaten Hsinchu, Kabupaten Miaoli, Taichung, Kabupaten Changhua, Kabupaten Yunlin, Kabupaten Nantou, Kabupaten Yilan, serta wilayah kepulauan Lienchiang mengumumkan penutupan sekolah dan kantor untuk hari Sabtu.

Topan Champi telah menyebabkan satu orang meninggal dunia dan 94 orang lainnya terluka di Taiwan seiring dengan mendekatnya badai tersebut, demikian disampaikan oleh Pusat Operasi Darurat Pusat (CEOC) pada hari Jumat, merujuk pada statistik terkini mereka.

Menurut data yang dirilis CEOC hingga pukul 06.30 hari Jumat, korban meninggal dunia berada di Kecamatan Liuqiu, Kabupaten Pingtung, di mana seorang pria terseret oleh ombak besar di pantai.

Angin Berkelanjutan Terkuat

Data Copernicus Marine Service mencatat topan super Champi telah memicu gelombang setinggi 10 meter di sebelah timur Filipina.

Menurut Copernicus Marine Service topan super ini telah mencapai kekuatan yang setara dengan Badai Kategori 5 pada skala Saffir-Simpson. Ini kategori tertinggi, dengan kecepatan angin berkelanjutan maksimum mencapai 296 km/jam.

”Ini merupakan kecepatan angin berkelanjutan terkuat yang tercatat untuk siklon tropis mana pun di seluruh dunia sepanjang tahun 2026,” kata Copernicus Marine Service.

Penerbangan Dibatalkan

Focustaiwan.tw melaporkan situs web maskapai Starlux Airlines per Jumat malam, maskapai tersebut telah membatalkan penerbangan JX761 dari Taoyuan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Jakarta, serta penerbangan JX890 menuju Bandara Shimojishima dan JX870 menuju Naha, Okinawa, untuk hari Sabtu.

Situs web tersebut juga menunjukkan bahwa penerbangan JX789 dari Taoyuan menuju Bandara Internasional Clark di Filipina, JX834 menuju Kobe di Jepang, dan JX711 menuju Bandara Internasional Tan Son Nhat di Vietnam akan mengalami penundaan.

Starlux Airlines mengumumkan bahwa seluruh penerbangan dari dan menuju Taichung pada hari Sabtu dibatalkan, begitu pula layanan maskapai tersebut untuk rute Taipei-Shimojishima (JX890/JX891) dan Taipei-Okinawa (JX870/JX871).

Pembatalan penerbangan juga dilakukan maskapai Tigerair Taiwan, EVA Air, dan China Airlines.

Maskapai penerbangan domestic juga melakukan pembatalan penerbangan seperti Uni Air dan Mandarin Airlines.

Biro Maritim dan Pelabuhan (Maritime and Port Bureau) mengumumkan bahwa enam rute feri—termasuk rute antara Keelung dan Matsu, Nangan dan Fuzhou, Beigan dan Fuzhou, Donggang dan Xiaoliuqiu, Yanpu dan Xiaoliuqiu, serta Fugang dan Green Island—akan dihentikan sementara pada hari Sabtu.

Dekat Taipei

Topan Champi pada Sabtu dini hari terletak di dekat Taipei, Taiwan. Champi yang berada di timur Taipei bergerak ke barat-barat laut dengan kecepatan 15 km per jam (8 knot).

Sistem ini memiliki tekanan udara pada pusatnya 950 hPa (hektopaskal) dengan kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 40 meter per detik (80 knot) dan kecepatan angin instan maksimum 60 meter per detik (115 knot), kata Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA).

JMA mengatakan area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih  timur laut 280 km (150 NM) dan barat daya 220 km (120 NM). Area angin kencang dengan kecepatan 30 knot atau lebih di timur laut 750 km (400 NM) dan barat daya 600 km (325 NM).

Exit mobile version