Darilaut – Topan (Typhoon) Ewiniar terbentuk di dekat Filipina, di perairan Burdeos, Quezon, Minggu (26/5) pukul 23.00 waktu setempat.
Ewiniar dengan nama lokal Filipina “Aghon” telah mendarat di beberapa wilayah daratan Filipina sebagai badai tropis (Tropical Storm).
Setelah kembali ke perairan dengan pergerakan ke timur laut, intensitas Ewiniar menguat.
“Aghon dengan cepat menjadi topan di perairan pantai Burdeos, Quezon,” kata Administrasi Layanan Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina – Philippine Atmospheric, Geophysical, and Astronomical Services Administration (PAGASA),
Dalam buletin informasi yang dikeluarkan PAGASA Senin (27/5) pukul 02.00 waktu setempat, intensifikasi Aghon di timur Aurora.
Sistem ini membawa hujan lebat dan angin kencang yang dapat memengaruhi daratan. Begitu pula dengan risiko gelombang badai di wilayah pesisir terbuka dan dataran rendah.
Menurut PAGASA, Topan Aghon secara umum akan bergerak ke arah timur laut di atas Laut Filipina.
Berdasarkan prakiraan lintasan, topan tersebut akan keluar dari Wilayah Tanggung Jawab Filipina (PAR) pada Rabu (29/5) sore atau malam hari.
Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC) menjelaskan bahwa ini adalah sistem yang berbahaya. Risiko yang mungkin terjadi antara lain angin yang merusak, hujan lebat, gelombang badai, gelombang laut yang ganas, tanah longsor, dan banjir bandang.
Selama 6 jam terakhir, sistem ini bergerak ke arah timur laut dengan kecepatan 11 km per jam (6 knot). Ketinggian gelombang signifikan maksimum adalah 6,4 meter (21 feet).
JTWC memperkirakan intensitas puncak 220 km per jam (120 knot) sedikit lebih tinggi dari perkiraan puncak sebelumnya. Hal ini karena intensifikasi cepat yang sedang berlangsung.
Menurut Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA) Ewiniar adalah topan Jepang nomor 1.
Dalam buletin informasi yang dikeluarkan Badan Meteorologi Jepang Senin pukul 00.45, Ewiniar dengan kekuatan siklon tropis yang berkembang, bergerak ke timur laut dengan kecepatan 15 km per jam (8 knot).
Tekanan udara pusat 1000 hPa (hektopaskal), kata Badan Meteorologi.
