Darilaut – Topan Muifa yang bergerak dari Laut Cina Timur mendarat di pulau-pulau kecil dan wilayah pesisir Zhoushan, Provinsi Zhejiang, Cina timur, Rabu (14/9) malam. Zhoushan berada dekat kota pelabuhan Ningbo di pantai timur negara itu.
Kantor berita Associated Press (AP) dan Xinhua melaporkan Rabu malam, Muifa, dengan kekuatan angin topan yang kuat mendarat di pesisir Zhoushan, kemudian menuju kota metropolitan Shanghai.
Dalam enam jam terakhir, menurut Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama, Joint Typhoon Warning Center (JTWC), Muifa dengan nama Filipina “Inday” terletak 169 km selatan-tenggara Shanghai, dan telah bergerak ke utara-barat laut dengan kecepatan 24 km per jam (13 knot). Tinggi gelombang maksimum 8,2 meter (27 feet).
Pada Kamis (15/9) pukul 02.00 waktu setempat, Observatorium Hong Kong menjelaskan Topan Muifa berpusat sekitar 310 kilometer timur-tenggara Nanjing.
Diperkirakan bergerak ke utara-barat laut dengan kecepatan sekitar 25 kilometer per jam melintasi wilayah pesisir Cina timur. Topan Muifa bergerak melintasi wilayah pesisir timur Cina dan melemah secara bertahap hari ini dan besok.
Mengutip Xinhua Observatorium Nasional Cina Rabu telah mengeluarkan peringatan merah, tingkat peringatan paling parah, karena Topan Muifa diperkirakan akan mendarat dua kali.
Cina memiliki sistem kode warna empat tingkat untuk cuaca buruk, dengan merah menjadi yang paling serius, diikuti oleh oranye, kuning dan biru.
Administrasi Meteorologi Cina juga meningkatkan tanggap darurat topan ke Level II, tertinggi kedua, pada hari yang sama.
Menurut JTWC Muifa diperkirakan akan terus melacak secara umum ke utara-barat laut. Setelah 36 jam, sistem akan melemah di bawah 65 km per jam (35 knot) saat mengelilingi sumbu punggungan subtropis dan mulai mendorong ke Laut Kuning pada jalur yang umumnya mengarah ke utara-timur laut.
Badan Meteorologi Jepang, Japan Meteorological Agency (JMA) Kamis pukul 00.00 menginformasikan kondisi aktual Muifa dengan kekuatan angin topan yang kuat.
Topan ini dengan arah perjalanan utara barat-laut dan kecepatan 25 km per jam (13 knot) serta tekanan udara pusat 955 hPa.
Area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih di seluruh area 110 km atau 60 NM, serta angin kencang dengan kecepatan 30 knot atau lebih di seluruh area 280 km atau 150 NM.
Kamis pukul 12.00 kekuatan Muifa berkurang menjadi siklon tropis yang berkembang ekstrem dan Jumat (16/9) siklon tropis yang berkembang.
Sumber: The Associated Press (Apnews.com), Xinhua (english.news.cn), Administrasi Meteorologi China/CMA, Hong Kong Observatory (hko.gov.hk), Zoom.earth/JTWC dan Badan Meteorologi Jepang/JMA
