Topan Nolo Melemah di Timur Tenggara Tokyo, Koguma Menguat

Koguma, topan Jepang nomor 29, pada Kamis (8/10) sore. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Topan (typhoon) Nolo telah melemah menjadi Badai Tropis Parah (Severe Tropical Storm) di timur Tenggara Tokyo, Jepang, Samudra Pasifik barat laut. Namun, topan ini diperkirakan masih akan sedikit menguat, pada Jumat (9/10).

Sementara Badai Tropis (Tropical Storm) Koguma yang mengarah ke Jepang menguat menjadi Badai Tropis Parah (Severe Tropical Storm) di timur-timur laut Kepulauan Mariana Utara, pada Kamis (8/10).

Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA) mengatakan Nolo mengarah ke barat-barat laut dengan kecepatan 30 km per jam  (17 knot) dan tekanan udara pada pusatnya 985 hPa (hektopaskal).

Nolo — Topan Jepang Nomor 28 — yang berkembang dari Pasifik timur, kemudian bergerak ke Pasifik tengah saat ini dengan kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 30 meter per detik (60 knot) dan kecepatan angin instan maksimum 45 meter per detik (85 knot).

Area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih di seluruh area 75 km (40 NM), serta area angin kencang dengan kecepatan 30 knot atau lebih di utara 280 km (150 NM) selatan 220 km (120 NM).

Tinggi gelombang signifikan maksimum mencapai 9,1 meter (30 kaki), menurut Pusat Peringatan Topan Gabungan — Joint Typhoon Warning Center (JTWC).

Koguma

Koguma — Topan Jepang Nomor 29 — telah bergerak ke arah barat-barat laut dengan kecepatan 22 km/jam (12 knot) selama 6 jam terakhir. JTWC mengatakan tinggi gelombang signifikan maksimum mencapai 7,3 meter (24 kaki).

Sistem ini selanjutnya akan berbelok ke arah utara. Terkait intensitas, Koguma diperkirakan akan mengalami penguatan pesat dalam 2 hari ke depan hingga mencapai puncak kecepatan sekitar 220 km per jam (120 knot).

Kondisi ini menurut JTWC didukung oleh kondisi lingkungan yang sangat mendukung dan ukuran sirkulasi yang tetap padat (kompak).

Setelah 2 hari, kandungan panas laut akan menurun dan geseran angin (wind shear) akan mulai meningkat.

JMA mengatakan Koguma bergerak dengan kecepatan 20 km per jam (10 knot). Tekanan udara pada pusatnya 990 hPa.

Sistem ini mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 30 meter per detik (55 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 40 meter per detik (80 knot).

Area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih di seluruh area 55 km (30 NM). Area angin kencang dengan kecepatan 30 knot atau lebih di barat-laut 280 km (150 NM) tenggara 220 km (120 NM), kata JMA.

Choi-wan — Topan Jepang Nomor 27 – telah melemah menjadi siklon ekstratropis. Sistem ini bergerak ke timur laut dengan kecepatan 85 km per jam (45 knot), kata JMA.

Exit mobile version