Darilaut – Topan (Typhoon) Nolo secara umum terus bergerak ke barat menuju timur Jepang, pada Senin (5/10). Nolo berkembang sebagai depresi tropis di Pasifik Timur atau barat Meksiko pada 14 September lalu, dan mendekati Hawaii.
Kini, Nolo telah menjadi topan Jepang nomor 28 yang masih mempertahankan kekuatannya sebagai topan yang sangat kuat atau Very Strong Typhoon. Lingkaran dinding mata (inti) terlihat dengan jelas, setelah menyelesaikan siklus penggantian dinding mata (eyewall replacement cycle).
Tinggi gelombang signifikan maksimum mencapai 14 meter (46 kaki), kata Pusat Peringatan Topan Gabungan — Joint Typhoon Warning Center (JTWC).
Selama enam jam terakhir Nolo terletak 1.470 km di barat laut Pulau Johnston, dan telah bergerak ke arah barat-barat laut dengan kecepatan 30 km per jam (16 knot).
Nolo diperkirakan akan terus bergerak ke arah barat-barat laut selama 12 jam ke depan.
Dalam 3 hingga 4 hari, Nolo diperkirakan akan berbelok ke arah barat laut. JTWC memperkirakan Nolo akan mempertahankan kekuatan sekitar 185 km per jam (100 knot) selama 24 jam ke depan seiring terjaganya aliran keluar (outflow) yang mendukung di lapisan atas, geseran angin (wind shear) yang rendah, dan kandungan kelembapan yang baik.
Setelah 24 jam, tren pelemahan diperkirakan terjadi karena kondisi geseran angin menjadi semakin tidak menguntungkan, aliran keluar memburuk, dan udara kering mulai masuk ke bagian inti badai.
Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA), Senin siang, mengatakan Nolo — jenis angin topan yang sangat kuat – bergerak ke barat dengan kecepatan 30 km per jam (16 knot).
Sistem ini dengan tekanan udara pada pusatnya 950 hPa (hektopaskal).
Kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 50 meter per detik (95 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 70 meter per detik (135 knot).
Area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih di seluruh area 130 km (70 NM), kata JMA. Area angin kencang dengan kecepatan 30 knot atau lebih di seluruh area 390 km (210 NM).
Sebelumnya, menurut Central Pacific Hurricane Center (CPHC) Nolo tidak lagi menunjukkan karakteristik badai anular (annular).
Estimasi intensitas badai berdasarkan analisis satelit—baik secara subjektif maupun objektif—berkisar antara 95 hingga 115 mil per jam (102 knot).
Berdasarkan data gabungan, intensitas awal ditetapkan tetap pada angka 115 mil per jam (100 knot).
Pergerakan awal diperkirakan mengarah ke barat, atau 280 derajat dengan kecepatan 15 knot. Nolo diperkirakan akan terus bergerak ke arah barat akibat pengaruh punggungan tekanan tinggi subtropis (subtropical ridge) yang kuat di sebelah utaranya.
Selama beberapa hari ke depan, topan ini diperkirakan akan mempertahankan kecepatan serupa atau sedikit melambat pada lintasan tersebut.
Menjelang akhir periode prakiraan, Nolo akan melambat dan berbelok ke arah barat-barat laut hingga barat laut.
Nolo berada di lingkungan yang mendukung, dengan suhu permukaan laut yang hangat dan geser angin vertikal (vertical wind shear) yang rendah; sedikit penguatan intensitas mungkin terjadi dalam 18 hingga 24 jam ke depan.
