Rabu, Mei 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Topan Roke Melemah Menjadi Badai Tropis Parah

redaksi
1 Oktober 2022
Kategori : Berita
0
Angin Topan Kuat Berada di Dekat Jepang

Trek lintasan Topan Roke di dekat Jepang. GAMBAR: Badan Meteorologi Jepang/JMA

Darilaut – Topan Roke yang berada di perairan terbuka Samudra Pasifik di dekat Jepang, telah melemah menjadi Badai Tropis Parah (Severe Tropical Storm) Sabtu (1/10).

Roke dengan nama Filipina “Luis” terletak 570 km selatan Yokosuka, Jepang. Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama, Joint Typhoon Warning Center (JTWC) menginformasikan Roke telah bergerak ke timur-timur laut dengan kecepatan 44 km per jam (24 knot).

Roke diperkirakan akan melanjutkan pergerakannnya ke timur-timur laut. Dalam tiga hari ke depan diperkirakan sistem ini secara bertahap akan melemahkan sistem hingga 75 km per jam (40 knot).

Roke kemudian akan memulai transisi subtropis dan dalam tiga hari akan berubah menjadi siklon subtropis dengan kekuatan angin kencang dengan medan angin yang meluas.

Ada kemungkinan Roke akan menghilang sebelum tiga hari karena geseran angin yang tinggi.

Sistem ini dapat berdampak langsung pada gelombang laut dengan tinggi maksimum 7 meter.

Menurut Badan Meteorologi Jepang, Japan Meteorological Agency (JMA) kekuatan Topan Roke pada Sabtu (1/10) berkurang meniadi siklon tropis yang berkembang ekstrem.

Arah perjalanan siklon tropis ini ke timur-timur laut dengan kecepatan 35 km per jam (20 knot). Tekanan udara pusat 990 hPa (hektopaskal).

Kekuatan siklon tropis yang berkembang ekstrem diprediksi akan bertahan hingga Minggu (2/10). Minggu malam sistem ini diperkirakan menjadi siklon ekstratropis.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Badan Meteorologi JepangJepangJTWCSamudra PasifikSiklon Tropis
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

6 Penambang Emas Tewas Tertimbun Longsor, 5 Dalam Pencarian

Next Post

Gempa Darat M 6,0 Mengguncang Tapanuli Utara

Postingan Terkait

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

13 Mei 2026
Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

13 Mei 2026

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Krisis Iklim: Titik Kritis yang Berpotensi Menimbulkan Bencana

Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia Pertengahan Mei 2026

Dosen UNG Mengkaji Perlawanan Elit Gorontalo di Masa Kolonial

Krisis Iklim: Bumi Masih Bisa Menjadi Jauh Lebih Panas

Next Post
Gempa Darat M 6,0 Mengguncang Tapanuli Utara

Gempa Darat M 6,0 Mengguncang Tapanuli Utara

Komentar tentang post

TERBARU

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

UNG Gandeng Polda Gorontalo Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Prodi Pendidikan Biologi UNG Raih Akreditasi Unggul

AmsiNews

REKOMENDASI

Topan Dikeledi Mendarat di Utara Madagaskar

Tinggi Gelombang 2,5 – 4 Meter di Sejumlah Perairan Indonesia

Benarkah Honor Petugas KPPS Dipotong Pajak 5 Persen

Ribuan Rumah Terdampak Banjir di Kabupaten Grobogan dan Tegal, Angin Kencang di Sidoarjo

Tumpahan Minyak Belum Terlihat di Pulau Kelapa, Pramuka dan Tidung

Banjir Menggenangi Kapuas Hulu dan Labuhanbatu Utara

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.