Topan Saudel Mendarat di Pulau Okinoerabu Jepang Menuju Laut Cina Timur

Topan Saudel telah mendarat atau melintas sangat dekat dengan Pulau Okinoerabu, Jepang, pada Selasa (25/8) tengah malam. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Topan (typhoon) Saudel telah mendarat atau melintas sangat dekat dengan Wadomari, Pulau Okinoerabu, Jepang, pada Selasa (25/8) tengah malam. Topan ini bergerak ke barat-barat laut menuju Laut Cina Timur.

Topan ini membawa angin kencang, hujan lebat dan gelombang tinggi di pulau-pulau kecil di barat daya Jepang, pada Selasa dan Rabu (26/8).

Berdasarkan jalur lintasan Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA), satelit cuaca Himawari, dan aplikasi cuaca Zoom.earth, pusat (inti) topan Saudel berada di Pulau Okinoerabu.

Saat ini, Selasa tengah malam, topan Saudel terletak di Pulau Okinoerabu yang berjarak 60 km utara timur laut Pulau Okinawa dan 100 km barat daya Amami.

Sebelumnya, pada Selasa siang, Saudel dengan jarak 183 km timur-timur laut Pulau Okinawa, 165 km selatan tenggara Pulau Amami dan 520 km Selatan barat daya Kagoshima.

Jalur lintasan topan Saudel hampir mirip dengan topan Dolphin yang melintas di Wadomari dan menghantam Amami dan Okinawa, serta pulau-pulau kecil lainnya pada Jumat 7 Agustus lalu.

Prakiraan jalur lintasan topan Saudel, pada Selasa (25/8) tengah malam. GAMBAR: JMA

JMA mengatakan topan Saudel bergerak ke barat barat-laut dengan kecepatan 20 km per jam (11 knot).

Angin topan yang kuat ini memiliki tekanan udara pada pusatnya 950 hPa (hektopaskal).

Topan Saudel mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 40 meter per detik (80 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 60 meter per detik (115 knot).

Area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih di timur laut 165 km (90 NM) dan barat daya 130 km (70 NM).

Menurut JMA, area angin kencang dengan kecepatan 30 knot atau lebih di timur laut 440 km (240 NM) dan barat daya 330 km (180 NM), menurut JMA.

Tinggi gelombang signifikan maksimum mencapai 13,7 meter (45 kaki), kata Pusat Peringatan Topan Gabungan — Joint Typhoon Warning Center (JTWC).

JTWC memperkirakan meskipun perairan laut yang hangat masih berada di depan badai, pelemahan bertahap akan terjadi dalam 24 jam ke depan.

Hal ini dipicu oleh wind shear (perbedaan kecepatan/arah angin) tingkat sedang hingga tinggi dan terus-menerus terjadi, yang secara aktif menarik udara kering ke dalam sirkulasi badai.

Observatorium Hong Kong (HKO) memperkirakan Saudel akan bergerak ke arah barat-barat laut dengan kecepatan sekira 18 kilometer per jam melintasi wilayah sekitar Kepulauan Ryukyu dan memasuki Laut Cina Timur.

Exit mobile version