Darilaut – Topan super (Super Typhoon) Champi saat ini berada di Laut Filipina, pada Selasa (20/10) Samudra Pasifik barat.
Champi dengan jarak 1500 di tenggara pantai timur Taiwan. Sistem ini telah bergerak ke arah barat-barat laut dengan kecepatan 22 km per jam (12 knot) selama 6 jam terakhir.
Tinggi gelombang signifikan maksimum mencapai 16,8 meter (55 kaki), kata Pusat Peringatan Topan Gabungan — Joint Typhoon Warning Center (JTWC).
Terkait intensitasnya, menurut JTWC, Champi diperkirakan akan melemah selama 6 hingga 12 jam ke depan seiring dengan penyelesaian siklus penggantian dinding mata badai (eyewall replacement cycle), dengan potensi pelemahan yang lebih nyata pada 6 jam pertama.
Setelah 12 jam, Champi diperkirakan akan kembali menguat seiring dengan pemulihan sistem dan menyusutnya dinding mata badai bagian dalam, hingga akhirnya mencapai kecepatan 270 km per jam (145 knot) dalam 24 jam.
JTWC mengatakan kondisi lingkungan akan tetap sangat mendukung selama 36 jam ke depan, dengan geseran angin (wind shear) yang rendah, suhu permukaan laut yang tinggi, serta aliran keluar (outflow) dua saluran yang kuat sepanjang waktu tersebut.
Selain itu, kandungan panas laut (ocean heat content) akan meningkat hingga di atas 150 kJ per cm persegi dalam waktu sekitar 12 jam, yang akan membantu Champi mencapai puncak intensitas keduanya.
Champi –Topan Jepang nomor 30—jenis Topan Sangat Kuat (Very Strong Typhoon) memiliki tekanan udara pada pusatnya 945 hPa (hektopaskal).
Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA) mengatakan Champi dengan ecepatan angin maksimum di sekitar pusat 50 meter per detik (100 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 70 meter per detik (140kt).
Area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih di timur laut 220 km (120 NM) barat daya 165 km (90 NM).
Area angin kencang dengan kecepatan 30 knot atau lebih di timur laut 650 km (350 NM) dan barat daya 500 km (270 NM), kata JMA.
Menurut Observatorium Hong Kong — Hong Kong Observatory (HKO) Siklon Tropis Champi akan bergerak melintasi perairan di sebelah timur Luzon dalam beberapa hari ke depan. Setelah itu, terdapat kemungkinan lebih besar bagi siklon ini untuk berbelok ke arah utara dan bergerak melintasi Laut Cina Timur, melewati perairan di sebelah timur Taiwan.
Ada pula kemungkinan siklon ini bergerak lebih dekat ke wilayah sekitar Taiwan hingga ke Zhejiang.
Topan super Champi dengan nama Filipina “Rosal” secara umum akan bergerak ke arah barat-barat laut hingga Rabu (21/10), kemudian beralih ke arah barat laut hingga Jumat (23/10) pagi.
Pada Jumat sore, Rosal akan mulai berbelok ke arah utara-barat laut hingga ke utara, kata Layanan Administrasi Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina atau Philippine Atmospheric, Geophysical and Astronomical Services Administration (PAGASA).
Menurut PAGASA, Rosal diperkirakan akan mempertahankan kekuatannya sebagai topan super, dengan kemungkinan intensifikasi lebih lanjut saat bergerak di atas Laut Filipina. Sistem ini diperkirakan akan melemah menjadi topan pada Kamis (22/10).
