Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Topan super (Super Typhoon) Champi mendekati timur Taiwan pada Rabu (21/10) malam. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Topan super (Super Typhoon) Champi yang berada di Laut Filipina akan mendekati timur Taiwan, Pasifik Barat Laut.

Terdapat beBerapa skenario jalur lintasan Champi. Topan dahsyat ini bergerak secara umum ke barat laut dan berada dengan jarak lebih dari 100 km di timur Taiwan, kemudian berada sangat dekat dengan Taipei.

Skenario lain, topan ini akan berada sangat dekat di pantai timur Taiwan selanjutnya bergerak utara di dekat Taipei.

Dua prakiraan jalur lintasan ini tetap menempatkan topan super Champi akan berada sangat dekat dengan Taipei. Berdasarkan jalur lintasan, topan ini akan tetap berada di atas laut.

Terdapat pula skenario topan ini akan mendarat (landfall) di wilayah Taiwan bagian utara, kemudian berbelok menuju Kepulauan Kyushu, Jepang. Selain itu, sistem setelah mendarat di Taiwan bagian utara, kemudian muncul di Selat Taiwan dan akan mendarat di pantai Cina.

Semua skenario di atas menunjukkan tren pelemahan siklon tropis ini saat berada di dekat Taiwan.

Saat ini, pada Rabu (21/10) tengah malam, Champi terletak 816 km di tenggara Taipei atau 748 km selatan Pulau Okinawa, Jepang.

Siklon Tropis ini akan terus bergerak menuju perairan di sebelah timur Taiwan.

Observatorium Hong Kong — Hong Kong Observatory (HKO) memperkirakan siklon ini memiliki peluang lebih besar untuk berbelok ke arah utara dan melintasi Laut Cina Timur menuju Jepang.

Ada pula kemungkinan siklon ini bergerak lebih dekat ke wilayah sekitar Taiwan hingga Fujian, kata HKO.

Siklon Tropis Champi akan bergerak menuju perairan di sebelah timur Taiwan dalam beberapa hari ke depan.

Menurut HKO, pada Rabu pukul 20.00 waktu setempat, Topan Super Champi diperkirakan bergerak ke arah barat-barat laut dengan kecepatan sekitar 18 kilometer per jam.

Champi — Topan Jepang nomor ke-30 – dengan kekuatan topan dahsyat (Violent Typhoon).

Sistem ini bergerak ke barat barat-laut dengan kecepatan 20 km per jam (12 knot) dengan tekanan udara pada pusatnya 900 hPa (hektopaskal), kata Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA).

Champi mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 60 meter per detik (115 knot) dan kecepatan angin instan maksimum 85 meter per detik (165 knot).

Menurut JMA, area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih di timur laut 280 km (150 NM) dan barat daya 220 km (120 NM). Area angin kencang dengan kecepatan 30 knot atau lebih di timur laut 650 km (350 NM) dan barat daya 500 km (270 NM), kata JMA.

Tinggi gelombang signifikan maksimum mencapai 18,3 meter (60 kaki), kata Pusat Peringatan Topan Gabungan — Joint Typhoon Warning Center (JTWC).

Dalam 24 jam ke depan, menurut JTWC, Champi akan terus bergerak ke arah barat laut. Selama periode ini, geseran angin (wind shear) akan tetap rendah, namun suhu permukaan laut yang lebih dingin serta kandungan panas laut yang rendah akan memicu pelemahan yang cepat.

JTWC mengatakan sirkulasi badai ini juga sangat luas, dengan angin berkekuatan badai (gale-force winds) yang menjangkau jauh dari pusatnya.

Topan Super Champi dengan nama Filipina “Rosal” menurut Layanan Administrasi Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina atau Philippine Atmospheric, Geophysical and Astronomical Services Administration (PAGASA) mulai bergerak ke barat laut saat nerada di perairan di sebelah timur ujung utara Luzon.

Dalam buletin PAGASA yang dikeluarkan Rabu pukul 23.00 waktu setempat, Rosal akan terus bergerak ke  arah barat laut hingga Jumat (22/10). Selanjutnya, diperkirakan akan mulai berbelok ke arah utara-barat laut, sebelum berbelok kembali ke arah utara-timur laut pada Sabtu (24/10).

Rosal akan terus melemah secara bertahap dan kemungkinan akan turun statusnya menjadi topan pada Kamis. Menjelang hari Sabtu, siklon tropis tersebut akan mulai melemah dengan cepat dan mungkin statusnya menjadi badai tropis parah. (VM)

Exit mobile version