Pejabat setempat telah mengunjungi keluarga korban untuk menyampaikan belasungkawa, sementara operasi pencarian dan penyelamatan terus dilakukan untuk mencari korban hilang.
Tim tanggap darurat telah dikerahkan untuk membantu warga mengurangi dampak badai dan melanjutkan kehidupan sehari-hari serta produksi pertanian.
Melansir Xinhua, sedikitnya enam orang tewas dan satu orang lainnya masih hilang di Vietnam tengah akibat hujan lebat dan banjir yang dipicu oleh Topan Wutip, kata Otoritas Penanggulangan Bencana dan Tanggul Vietnam, Minggu.
Enam korban tewas dilaporkan di provinsi Quang Binh dan Quang Tri, sementara satu orang hilang setelah tersapu banjir di Quang Binh.
Topan tersebut merusak 47 rumah, baik yang roboh maupun atapnya yang tertiup angin, dan merendam lebih dari 58.000 hektare sawah dan tanaman pangan lainnya di seluruh wilayah tersebut.
Dari Januari hingga Mei, bencana alam menyebabkan 40 orang tewas atau hilang di seluruh negeri, menurut Kantor Statistik Nasional.




