Topan Wutip Menyebabkan Lima Orang Tewas di Vietnam Tengah

Badai Tropis Parah (Severe Tropical Storm) Wutip di dekat Pulau Hainan, Cina, pada Jumat (13/6). GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Topan Wutip telah meninggalkan jejak kerusakan di seluruh Vietnam tengah, menewaskan lima orang, menggenangi lahan pertanian, dan menyebabkan gangguan yang meluas.

Menurut Otoritas Penanggulangan Bencana Vietnam, badai Wutip telah merenggut lima nyawa dan menyebabkan dua orang hilang di wilayah tengah Vietnam, serta memicu banjir besar di puluhan ribu hektar lahan pertanian.

Melansir Vietnamnews.vn, Departemen Pengelolaan Tanggul dan Pencegahan Bencana Alam melaporkan bahwa, pada Sabtu (14/6), tiga orang tewas di Quang Trị dan dua orang di Quang Binh, sementara dua orang lainnya masih hilang di Quang Binh.

Hujan deras dan banjir yang meluas telah menggenangi 70.643 hektar sawah dan tanaman pangan, dengan kerusakan terparah tercatat di Quang Tri (25.110 ha), Thua Thien Hue (23.649 ha), dan Quang Binh (21.254 ha). Ha Tinh melaporkan 630 hektar lahan terdampak.

Sektor akuakultur juga mengalami kerugian yang signifikan, dengan 2.259 hektar tambak ikan dan udang rusak atau hanyut. Quang Binh menjadi yang paling terdampak dengan 1.553 hektar hilang, diikuti oleh Quang Trị (624 ha), Quang Nam (49 ha), dan Da Nang (33 ha).

Pihak berwenang di Quang Binh melaporkan dua ruas jalan provinsi 562 di Km17 terendam banjir. Di Quang Trị, dua ruas Jalan Raya Nasional 49C — dari Km33+00 hingga Km35+490 dan dari Km37+050 hingga Km41+076 — masih terendam banjir.

Pejabat setempat telah mengunjungi keluarga korban untuk menyampaikan belasungkawa, sementara operasi pencarian dan penyelamatan terus dilakukan untuk mencari korban hilang.

Tim tanggap darurat telah dikerahkan untuk membantu warga mengurangi dampak badai dan melanjutkan kehidupan sehari-hari serta produksi pertanian.

Melansir Xinhua, sedikitnya enam orang tewas dan satu orang lainnya masih hilang di Vietnam tengah akibat hujan lebat dan banjir yang dipicu oleh Topan Wutip, kata Otoritas Penanggulangan Bencana dan Tanggul Vietnam, Minggu.

Enam korban tewas dilaporkan di provinsi Quang Binh dan Quang Tri, sementara satu orang hilang setelah tersapu banjir di Quang Binh.

Topan tersebut merusak 47 rumah, baik yang roboh maupun atapnya yang tertiup angin, dan merendam lebih dari 58.000 hektare sawah dan tanaman pangan lainnya di seluruh wilayah tersebut.

Dari Januari hingga Mei, bencana alam menyebabkan 40 orang tewas atau hilang di seluruh negeri, menurut Kantor Statistik Nasional.

Exit mobile version