Kamis, September 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Topan Yagi Menewaskan 584 Orang di Asia Tenggara, 141 Belum Ditemukan

redaksi
18 September 2024
Kategori : Berita
0
Lebih Dari 10 Juta Orang Terdampak Topan Yagi

Orang-orang di Komune Son Dong Provinsi Vinh Phuc, Vietnam, yang dilanda banjir karena Topan Yagi menerima bantuan dari organisasi lokal. FOTO: VNA/VNS

Darilaut – Jumlah korban tewas akibat topan (typhoon) di kawasan Asia Tenggara bertambah menjadi 584 orang, sementara korban yang belum ditemukan 141 orang.

Laporan terbaru di Myanmar Topan Yagi telah merenggut sedikitnya 226 nyawa, dengan 77 orang hilang. Di Vietnam, hingga Selasa (17/9) 291 telah dikonfirmasi tewas dan 38 orang hilang.

Kemudian korban tewas karena Topan Yagi di Thailand 42 orang, Filipina 21 tewas dan 26 orang hilang, serta di Laos empat orang tewas.

Menurut Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) hujan lebat dari sisa-sisa Topan Yagi telah mengakibatkan banjir dan kerusakan yang signifikan di berbagai bagian Myanmar. Banjir berdampak pada 59 kotapraja di sembilan wilayah dan negara bagian, termasuk ibu kota negara bagian, Nay Pyi Taw, Bago, Kayah, Kayin, Magway, Mandalay, Mon, dan Shan timur dan selatan.

OCHA memperkirakan 631.000 orang terkena dampak banjir di seluruh negeri. Berbagai sumber menunjukkan bahwa ratusan orang telah meninggal, dengan lebih banyak lagi yang hilang.

Melansir Associated Press (AP) banjir dan tanah longsor di Myanmar yang dipicu Topan Yagi telah merenggut sedikitnya 226 nyawa, dengan 77 orang hilang.

Topan Yagi sebelumnya menghantam Vietnam, Thailand utara dan Laos, menewaskan hampir 300 orang di Vietnam, 42 di Thailand dan empat di Laos.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Asia TenggaraMyanmarOCHASiklon TropisTopan YagiVietnam
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Fenomena Malam Khas September: Purnama, Supermoon dan Gerhana Bulan Parsial

Next Post

FMIPA UNG Menjalin Kerja Sama Dengan BKSDA Sulawesi Utara

Postingan Terkait

Paus Sperma Betina Panjang Hampir 10 Meter Mati Terdampar di Pulau Ternate

Paus Sperma Betina Panjang Hampir 10 Meter Mati Terdampar di Pulau Ternate

17 September 2026
Instruktur Selam Pemanah Penyu di Raja Ampat Ditangkap, SSI Mengecam Perlakuan Buruk Terhadap Biota Laut

Instruktur Selam Pemanah Penyu di Raja Ampat Ditangkap, SSI Mengecam Perlakuan Buruk Terhadap Biota Laut

17 September 2026

Temperatur Magma Anak Krakatau Lebih Dari 900°C

Gunung Anak Krakatau Lahir 1927 Memiliki Kedalaman Dapur Magma Lebih Dari 7 Km

Magma Gunung Anak Krakatau Lebih Basaltik dan Panas

Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

1.613 Mahasiswa Baru UNG Dapat Dukungan Program Kartu Indonesia Pintar 2026

Tim SAR Gabungan Masih Melakukan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Next Post
FMIPA UNG Menjalin Kerja Sama Dengan BKSDA Sulawesi Utara

FMIPA UNG Menjalin Kerja Sama Dengan BKSDA Sulawesi Utara

TERBARU

Paus Sperma Betina Panjang Hampir 10 Meter Mati Terdampar di Pulau Ternate

Instruktur Selam Pemanah Penyu di Raja Ampat Ditangkap, SSI Mengecam Perlakuan Buruk Terhadap Biota Laut

Temperatur Magma Anak Krakatau Lebih Dari 900°C

Gunung Anak Krakatau Lahir 1927 Memiliki Kedalaman Dapur Magma Lebih Dari 7 Km

Magma Gunung Anak Krakatau Lebih Basaltik dan Panas

Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

AmsiNews

REKOMENDASI

Bibit 94S Berpeluang Tinggi Menjadi Siklon Tropis

Cek Fakta: Cak Imin Sebut 16 Juta Petani Hanya Miliki Tanah Setengah Hektar, Benarkah?

Mahasiswa UNG Mengikuti Uji Kompetensi Nasional Program Profesi Dokter

Zulficar Mochtar: Ini Hal Biasa, Tidak Perlu Drama

Topan Yagi Menewaskan 12 Orang di Filipina

Penyakit Ice-Ice Muncul Karena Rumput Laut Mengalami Stres, BRIN Kembangkan Cara Mendeteksi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.