Senin, Mei 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Trawl Merusak Ekosistem Laut

redaksi
14 Oktober 2019
Kategori : Berita
0
Trawl Merusak Ekosistem Laut

FOTO: KKP

Jakarta – Penggunaan alat tangkap perikanan jenis trawl merusak ekosistim laut dan berpotensi memicu konflik horizontal.

Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch (DFW)-Indonesia, Moh Abdi Suhufan mengatakan, berdasarkan data yang ada, penggunaan trawl, seperti di Lamongan masih cukup banyak.

“Saat ini terdapat sekitar 500 kapal ikan ukuran dibawah 5 GT (Gros Ton) yang beroperasi menggunakan trawl di perairan Lamongan,” kata Abdi, Jumat (11/10).

Penggunaan alat tangkap trawl juga masih ditemukan pada perairan lain di Indonesia seperti Bengkulu, Sumatera Utara dan Mempawah, Kalimantan Tengah.

Menurut Abdi, penggunaan alat tangkap trawl sering menggangu kegiatan penangkapan kepiting rajungan yang juga banyak dilakukan oleh nelayan setempat. “Potensi konflik antara nelayan trawl dan rajungan sangat besar, sebab alat tangkap mereka sering terkena pukat trawl,” kata Abdi.

Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Timur dibantu pihak terkait mesti melakukan upaya untuk menghentikan penggunaan trawl karena menimbukan kerugian secara ekologi, sosial dan ekonomi.

Peneliti DFW-Indonesia, Laode Gunawan Giu mengatakan, selain penggunaan trawl, pemerintah juga belum bersikap tegas terhadap pelarangan penggunaan alat tangkap cantrang di Jawa Timur. “Sekitar kurang lebih 900 kapal ikan ukuran dibawah 30 GT di Lamongan yang beroperasi secara illegal,” kata Gunawan.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: CantrangDFW-IndonesiaJaring Trawl
Bagikan40Tweet5KirimKirim
Previous Post

270 Kasus Penyelundupan Benih Lobster Berhasil Digagalkan

Next Post

Terapkan Tiket Online, Dalam 5 Bulan, Gili Matra Raup Rp 2 Miliar

Postingan Terkait

Tarsius yang Ditemukan di Gorontalo Berpotensi Hasil Persilangan Dua Spesies Berbeda

Tarsius yang Ditemukan di Gorontalo Berpotensi Hasil Persilangan Dua Spesies Berbeda

4 Mei 2026
PBB Mendesak Agar Serangan Terhadap Pekerja Media dan Jurnalis Diakhiri

PBB Mendesak Agar Serangan Terhadap Pekerja Media dan Jurnalis Diakhiri

4 Mei 2026

Asia Selatan Bersiap Menghadapi Curah Hujan di Bawah Normal dan El Nino

Dinamika Atmosfer: Suhu Panas dan Hujan Tidak Merata

Heatstroke Akibat Suhu Panas Dapat Menyerang Jantung

Serangan Online Terhadap Jurnalis Perempuan Berdampak pada Kesehatan Mental

Hari Kebebasan Pers Sedunia, Kekerasan Daring Terhadap Jurnalis Perempuan Meningkat

Hardiknas, Rektor UNG: Pendidikan Jantung Peradaban

Next Post
Terapkan Tiket Online, Dalam 5 Bulan, Gili Matra Raup Rp 2 Miliar

Terapkan Tiket Online, Dalam 5 Bulan, Gili Matra Raup Rp 2 Miliar

Komentar tentang post

TERBARU

Tarsius yang Ditemukan di Gorontalo Berpotensi Hasil Persilangan Dua Spesies Berbeda

PBB Mendesak Agar Serangan Terhadap Pekerja Media dan Jurnalis Diakhiri

Asia Selatan Bersiap Menghadapi Curah Hujan di Bawah Normal dan El Nino

Dinamika Atmosfer: Suhu Panas dan Hujan Tidak Merata

Heatstroke Akibat Suhu Panas Dapat Menyerang Jantung

Serangan Online Terhadap Jurnalis Perempuan Berdampak pada Kesehatan Mental

AmsiNews

REKOMENDASI

19 April Pemungutan Suara Ulang Gorontalo Utara

Episenter Gempa Lombok di Darat, Tetapi Menimbulkan Tsunami

Indonesia dan USAID Meluncurkan Kerja Sama Bidang Iklim dan Konservasi

Jejak Mikroplastik di Tubuh Biota Laut Hingga Dikonsumsi Manusia

Tak Ada Cold Storage, Ikan di Sangihe Dibuang ke Laut

Sepertiga Spesies Hiu dan Pari di Dunia Menuju Krisis Kepunahan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.