Kamis, Mei 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tsunami Selat Sunda, 30 Orang Hilang, 168 Meninggal Dunia

redaksi
23 Desember 2018
Kategori : Berita
0
Tsunami Selat Sunda

Pantauan udara daerah terdampak tsunami di pantai Kalianda Kabupaten Lampung Selatan. FOTO: TWITTER/ SUTOPO PURWO NUGROHO

Jakarta – Korban meninggal dampak tsunami Selat Sunda bertambah menjadi 168 orang, Minggu (23/12). Selain korban meninggal, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban yang luka-luka sebanyak 745 orang luka-luka dan 30 orang dinyatakan hilang.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, jumlah korban terus bertambah. Update dampak tsunami di Selat Sunda Minggu (23/12) pukul 13.00 WIB, 168 orang meninggal dunia, 745 orang luka-luka, 30 orang hilang.

Sementara 556 rumah rusak dan kerusakan fisik lainnya. Evakuasi korban masih terus berlangsung.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) mengerahkan tim untuk mendukung pelaksanaan operasi SAR. Hari ini, pukul 13.45 WIB sebanyak 20 personil dari Kantor SAR Bandung berangkat menuju Banten.

Tim ini akan mendukung operasi SAR bersama Basarnas Special Group (BSG) yang telah tiba di posko utama Basarnas di Kantor Kecamatan Labuhan pukul 15.45 WIB.

Di Lampung Selatan, tim Basarnas Lampung telah bergerak ke lokasi sejak Sabtu (22/12) malam pukul 23.00 WIB. Sebanyak sembilan personil diberangkatkan menuju wilayah Teluk dan Panjang untuk mengamankan dan mengevakuasi warga yang sedang mengungsi.

Kemudian, dari Posko Nataru Bakau sebanyak 16 personil diberangkatkan menuju wilayah pantai sepantai Kalianda. Wilayah tersebut terkena dampak paling parah akibat bencana tsunami.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BasarnasBNPBTsunami Selat Sunda
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

Tsunami Selat Sunda, SAR Banten Sempat Terkendala Putusnya Akses Jalan

Next Post

Apa Penyebab Tsunami Selat Sunda? Ini Penjelasan Volkanolog ITB

Postingan Terkait

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

14 Mei 2026
Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Karakteristik Penyebaran Hantavirus Berbeda dengan Influenza dan COVID-19

14 Mei 2026

Mengenal Hantavirus, Kelompok Virus Zoonotik yang Ditularkan Hewan Pengerat Seperti Tikus Liar

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

Next Post
Mirzam Abdurrachman

Apa Penyebab Tsunami Selat Sunda? Ini Penjelasan Volkanolog ITB

Komentar tentang post

TERBARU

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

Karakteristik Penyebaran Hantavirus Berbeda dengan Influenza dan COVID-19

Mengenal Hantavirus, Kelompok Virus Zoonotik yang Ditularkan Hewan Pengerat Seperti Tikus Liar

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

AmsiNews

REKOMENDASI

Pajak Perikanan Tangkap Naik

Kuliah Tamu Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG Hadirkan Akademisi Internasional

Bali Teratas Versi TripAdvisor, Masih Menjadi Magnet Pariwisata Dunia

Kebakaran Hutan dan Kesulitan Air Bersih Melanda Sejumlah Wilayah di Indonesia

Survei Kelautan Pencarian Kapal MV Nur Allya di Laut Halmahera

2019, Terjadi 5 Gerhana

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.