Kamis, Juli 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tumpahan Minyak Kapal Tanker Terra Nova Bisa Mencapai Teluk Manila

redaksi
27 Juli 2024
Kategori : Berita
0
Kapal Tanker Filipina Muat 1,4 Ton Minyak Tenggelam di Teluk Manila

Kapal Motor Tanker Terra Nova yang membawa 1,4 juta liter bahan bakar minyak industri tenggelam di Teluk Manila, Kamis 25 Juli 2024. FOTO: Philippine Coast Guard/PNA

Darilaut –Penjaga Pantai Filipina (PCG) sedang menyiapkan skenario terburuk bahwa tumpahan minyak di lepas pantai Limay, Bataan akan mencapai Teluk Manila.

Kapal tanker MT Terra Nova yang membawa sekitar 1.494 metrik ton bahan bakar minyak industri tenggelam, di lepas pantai Lamao, sebuah barangay pesisir Limay, Bataan, Kamis (25/7) pagi.

Melansir Kantor Berita Filipina, PNA, Juru bicara PCG Laksamana Muda Armand Balilo mengatakan tumpahan minyak berasal dari mesin kapal Terra Nova yang tenggelam, bukan dari kargo bahan bakar industrinya.

Anggota kru tampaknya telah mengamankan kargo sebelum mereka meninggalkan kapal.

Menurut Balilo, belum ada kebocoran dari tangki kargo bahan bakar industri, akan tetapi Laksamana Gavan sudah memberikan instruksi bahwa kita harus bersiap untuk skenario terburuk.

Berdasarkan lintasan tumpahan minyak yang dipengaruhi oleh arah angin dan arus laut, Balilo mengatakan pantai Manila, Navotas, Bulacan dan Pampanga mungkin terpengaruh.

Penilaian PCG menunjukkan dua kilometer tumpahan minyak tersebut.

Balilo mengatakan belum ada operasi penyedotan yang dilakukan dan mereka masih berdiskusi dengan pemilik kapal dan perusahaan penyelamat tentang rencana tersebut.

Kapal yang membawa 1,4 juta liter bahan bakar industri itu tenggelam di lepas pantai Lamao Point di Limay pada hari Kamis.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: FilipinaKapal TenggelamPhilippine Coast GuardTeluk ManilaTumpahan minyak
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Banjir Merendam 7 Desa di Kabupaten Gorontalo

Next Post

9 Insiden Maritim Terjadi Saat Topan Gaemi Melintasi Taiwan

Postingan Terkait

Solidaritas Jurnalis Bali Desak PN Denpasar Tolak Gugatan Perdata 4 Perusahaan Media

Solidaritas Jurnalis Bali Desak PN Denpasar Tolak Gugatan Perdata 4 Perusahaan Media

15 Juli 2026
Krisis Teluk Persia dan Selat Hormuz Berdampak pada Ketahanan Pangan di Seluruh Dunia

IMO Mengutuk Serangan Terhadap Pelaut di Selat Hormuz

15 Juli 2026

21 Penyu Hijau Selundupan di Bali Dilepas ke Habitat Aslinya

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Next Post
Iriana, Kapal Kargo Indonesia Kandas Karena Topan Gaemi di Pantai Taiwan

9 Insiden Maritim Terjadi Saat Topan Gaemi Melintasi Taiwan

TERBARU

Solidaritas Jurnalis Bali Desak PN Denpasar Tolak Gugatan Perdata 4 Perusahaan Media

IMO Mengutuk Serangan Terhadap Pelaut di Selat Hormuz

21 Penyu Hijau Selundupan di Bali Dilepas ke Habitat Aslinya

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

AmsiNews

REKOMENDASI

Angkatan Udara Filipina Lakukan Penilaian Kerusakan di Sarangani

Satgas 115 Tenggelamkan 516 Kapal

Ikuti 5 Tips Aman Ini Sebelum Melakukan Snorkeling

Ini Pedoman Penanganan Covid-19

Menteri Susi: Laut Memiliki Hak untuk Dilindungi

Perlakuan Bagi Kapal Pencemar

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.