Kegiatan yang berlangsung hingga Kamis (2/5) ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Wakatobi dan Taman Nasional Wakatobi, bekerja sama dengan BRIN sebagai focal point MAB UNESCO Program Indonesia. Pertemuan juga difasilitasi oleh UNESCO Jakarta, dengan dukungan dari Japanese Funds-in-Trust (JFIT).
Kegiatan ini dengan tema “Optimalisasi Kolaborasi Multipihak untuk Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Ketahanan Sosial Ekonomi di Cagar Biosfer”, dihadiri lebih dari 150 peserta.
Meliputi perwakilan berbagai negara di Asia Tenggara, Jepang dan Australia, berbagai lembaga nasional tingkat pusat dan daerah, antara lain BRIN, KLHK, perwakilan 20 Forum Cagar Biosfer, Pemprov Sulawesi Tenggara, Pemkab Wakatobi, LSM, dan berbagai instansi lainnya.




