Darilaut – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mencatat sebanyak 950 mahasiswa UNG telah meraih prestasi sepanjang tahun 2025.
Mahasiswa yang meraih prestasi internasional 82, prestasi nasional 521 dan prestasi tingkat regional/provinsi 99 di bidang akademik maupun nonakademik.
UNG memberikan apresiasi kepada mahasiswa berprestasi yang telah mengharumkan nama almamater, melalui “Malam Anugerah Prestasi Mahasiswa 2025”. Kegiatan ini berlangsung di halaman Rektorat UNG, pada Minggu (23/8).
Selain prestasi kompetitif, mahasiswa UNG juga menghasilkan berbagai karya intelektual dan akademik.
Tercatat 102 Hak Kekayaan Intelektual (HKI), 74 buku dan jurnal, serta 72 mahasiswa yang tampil sebagai presenter.
Capaian tersebut merupakan buah dari komitmen mahasiswa untuk terus memberikan yang terbaik bagi almamater, kata Rektor UNG Prof. Dr. Eduart Wolok.
Prof. Eduart menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh mahasiswa, yang telah berkontribusi mengharumkan nama UNG melalui prestasi di tingkat internasional, nasional, regional, maupun provinsi.
“Jangan pernah lelah mencintai UNG dengan senantiasa terus menorehkan prestasi diberbagai bidang,” kata Rektor.
Rektor mengajak seluruh civitas academica, khususnya mahasiswa, untuk terus menjaga semangat berprestasi dan memberikan kontribusi terbaik bagi universitas.
”Prestasi mahasiswa bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi bagian dari reputasi dan kontribusi UNG dalam melahirkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Dr. Muhammad Amir Arham, mengatakan pencapaian 950 prestasi tersebut, tidak terlepas dari komitmen mahasiswa dalam mengembangkan potensi dan berkompetisi di berbagai bidang.
Ajang tersebut menjadi momentum untuk merayakan kerja keras mahasiswa, sekaligus memberikan penghargaan atas capaian yang berhasil membawa nama UNG bersaing di berbagai level, mulai dari regional hingga internasional.
Deretan capaian tersebut menunjukkan bahwa kiprah mahasiswa UNG tidak hanya terlihat dari keberhasilan memenangkan kompetisi, tetapi juga melalui karya, inovasi, publikasi, dan kontribusi akademik yang dihasilkan.
