Selasa, Juli 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

WHO: Kurangi Konsumsi Garam Berlebihan

redaksi
13 Maret 2023
Kategori : Berita, Kesehatan
0
Asupan Natrium Berlebihan Penyebab Utama Kematian

Garam meja atau table salt mengandung natrium klorida yang tinggi. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau Negara Anggota untuk menerapkan kebijakan pengurangan asupan natrium. Hal ini untuk mengurangi dampak berbahaya konsumsi garam yang berlebihan.

Dalam siaran pers, WHO juga meminta produsen makanan untuk menetapkan target pengurangan natrium yang ambisius dalam produk mereka.

Laporan WHO tentang pengurangan asupan natrium menunjukkan bahwa dunia berada di luar jalur untuk mencapai target globalnya untuk mengurangi asupan natrium sebesar 30% pada tahun 2025.

Natrium, nutrisi penting. Namun mengonsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan kematian dini.

Sumber utama natrium adalah garam meja (natrium klorida). Selain itu, garam ini juga terkandung dalam bumbu lain seperti natrium glutamat.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa hanya 5% Negara Anggota WHO yang dilindungi oleh kebijakan pengurangan natrium wajib dan komprehensif dan 73% Negara Anggota WHO kurang menerapkan kebijakan tersebut secara menyeluruh.

Menerapkan kebijakan pengurangan natrium yang sangat hemat biaya dan dapat menyelamatkan sekitar 7 juta nyawa secara global pada tahun 2030.

Ini merupakan komponen penting dari tindakan untuk mencapai target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goal) untuk mengurangi kematian akibat penyakit tidak menular.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: GaramNatrium KloridaPenyakit JantungStrokeTable SaltWHO
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Topan Freddy Pecahkan Rekor Dunia Akumulasi Energi Siklon

Next Post

Mendekati Malawi Topan Freddy Bawa Hujan Lebat dan Angin Kencang

Postingan Terkait

Siklon Tropis Horacio Akan Menguat di Perairan Terbuka Samudra Hindia

Bibit Siklon Tropis 92W Terletak di Laut Filipina

21 Juli 2026
7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

Juli 2026 Tercatat 8 Prodi UNG Raih Akreditasi Unggul

21 Juli 2026

Potensi Hujan di Tengah Penguatan El Niño

Kondisi Relatif Kering,  Penguatan El Niño dan Perluasan Musim Kemarau

Gorontalo Antisipasi dan Siaga Musim Kemarau

Program Studi Pendidikan Fisika UNG Raih Akreditasi Unggul

Pengelolaan Wisata Hiu Paus Botubarani Kedepankan Aspek konservasi dan Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat

Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

Next Post
Mendekati Malawi Topan Freddy Bawa Hujan Lebat dan Angin Kencang

Mendekati Malawi Topan Freddy Bawa Hujan Lebat dan Angin Kencang

Komentar tentang post

TERBARU

Bibit Siklon Tropis 92W Terletak di Laut Filipina

Juli 2026 Tercatat 8 Prodi UNG Raih Akreditasi Unggul

Potensi Hujan di Tengah Penguatan El Niño

Kondisi Relatif Kering,  Penguatan El Niño dan Perluasan Musim Kemarau

Gorontalo Antisipasi dan Siaga Musim Kemarau

Program Studi Pendidikan Fisika UNG Raih Akreditasi Unggul

AmsiNews

REKOMENDASI

Musim Kemarau, BPBD Gorontalo Pantau Wilayah Berpotensi Kekeringan

20.000 Pelaut Masih Terdampar di Teluk Persia

Perubahan Iklim dan El Nino Mempercepat Kepunahan Salju di Pegunungan Jayawijaya

Populasi Burung Curik Bali Bertambah

Banjir di Kota Gorontalo Meluas

2018, Nilai Produksi Perikanan Tangkap Capai Rp 210,7 Triliun

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.