Angin Kencang, Pinisi Pusaka Indonesia Pindah Tempat Berlabuh

FOTO: TIM EPBN

Baubau- Kapal layar motor (KLM) Pinisi Pusaka Indonesia yang telah tiba dan sandar di pelabuhan Jembatan Batu, Baubau pindah tempat berlabuh. Kapal pinisi pindah karena angin cukup kencang.

Koordinator Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa Trip I, Adhe Suraatmaja mengatakan, pinisi pindah dari dermaga Jembatan Batu untuk menghindari benturan di dermaga. “Angin kencang dan arus bawah cukup kuat,” katanya.

Menurut prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tinggi gelombang pada Jumat (28/12) di perairan Baubau hingga Kepulauan Wakatobi 1,25 hingga 2,50 meter.

Pada Jumat (28/12) pagi, kapal pinisi keluar dari Pelabuhan Jembatan Batu. Posisi saat ini buang jangkar di seputaran Pulau Makassar.

Rencana Joy sailing (berlayar gembira) dan kelas inspirasi dengan siswa di Baubau, sementara ini ditunda.

Pembina Yayasan Makassar Skalia (YMS) Muhammad Akbar mengatakan, untuk joy sailing dapat diikuti 25 siswa.

Serangkaian dengan kegiatan tersebut, dapat dilakukan distribusi bantuan berupa buku-buku ke perpustakaan sekolah yang ada di pulau-pulau kecil.*

Exit mobile version