Rabu, Januari 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Evolusi Kapal Layar Padewakang

redaksi
30 Januari 2020
Kategori : Berita, Eksplorasi, Kajian
0
Evolusi Kapal Layar Padewakang

Evolusi perahu di Sulawesi Selatan. Sumber: Aziz Salam dan Osozawa Katsuya (2008)

PERAHU layar Bugis-Makassar mengalami perkembangan sejak abad ke 16. Transformasi perahu layar ini dimulai dari pangajava atau paqtaripang.

Perahu dengan tipe satu layar ini digunakan sesuai komoditas yang diburu di laut. Selanjutnya, evolusi perahu layar pangajava/paqtaripang berkembang menjadi padewakang (paqdewakang).

Menurut ahli perkapalan Dr Aziz Salam, M.Agr, paqdewakang yang digunakan nelayan Bugis-Makassar hingga ke Australia untuk berburu teripang dan komoditas laut lainnya.

Saat ini, kapal layar tradisional padewakang “Nur Al Marege” mengukir kembali jejak pelaut Bugis-Makassar di Australia. Kapal layar ini telah tiba di Darwin, Australia, Selasa (28/1). Kapal padewakang berangkat dari Makassar 8 Desember 2019.

Menurut Aziz, paqdewakang adalah perahu layar asli Indonesia dari Bugis-Makassar.

Aziz mendalami transformasi perahu dan kapal di Sulawesi Selatan ketika masih kuliah S1 di Fakultas Teknik, Jurusan Perkapalan, Universitas Hasanuddin. Penelitian ini dilanjutkan kembali melalui pendidikan S2 dan S3 di Universitas Ehime, Jepang.

Pada 1900, paqdewakang dengan dua layar mengalami perubahan menjadi palari. Perahu palari memiliki tujuh layar.

Perkembangan kapal dagang di Sulawesi Selatan mengalami evolusi tahap demi tahap. Palari memiliki layar yang sama dengan pinisi, tetapi body berbeda.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: AustraliaDr Aziz SalamEkspedisikapal layarMakassarPadewakangPaqdewakangUniversitas Negeri Gorontalo
Bagikan28Tweet14KirimKirim
Previous Post

Ekspedisi Kapal Padewakang ke Australia Momen Perkuat Potensi Maritim

Next Post

Pemerintah Jangan Abaikan HAM Perikanan

Postingan Terkait

Tiga Mahasiswa IPB Ciptakan Lamun Sebagai Penghambat Kanker Serviks

Emisi Karbon Lamun di Jawa dan Sumatra Tertinggi di Indonesia

21 Januari 2026
Suhu Hangat Kondusif untuk Pengembangan Bibit Siklon Tropis 98W di Laut Filipina

Bibit Siklon Tropis 97S Dapat Berdampak Hujan di Bali dan Nusa Tenggara

21 Januari 2026

LBH Pers: Tahun 2025 Angka Kekerasan Terhadap Pers Capai Tit­ik Tertinggi

Waspada Peningkatan Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia dan Pergerakan Bibit Siklon Tropis 97S

Bibit Siklon Tropis 97S Akan Berkembang Kembali di Selatan NTT

Anugerah UNG Berdampak 2026, Darilaut.id Peroleh Gold Winner

Anugerah UNG Berdampak 2026, Rektor: Menumbuhkan Kinerja Terukur dan Transparan

Mikroplastik di Tubuh Ikan dan Sekitar Kita, Riset di Perairan Gorontalo dan Teluk Tomini

Next Post
Pemerintah Diminta Atasi Diskriminasi yang Dialami Awak Kapal Perikanan

Pemerintah Jangan Abaikan HAM Perikanan

Komentar tentang post

TERBARU

Emisi Karbon Lamun di Jawa dan Sumatra Tertinggi di Indonesia

Bibit Siklon Tropis 97S Dapat Berdampak Hujan di Bali dan Nusa Tenggara

LBH Pers: Tahun 2025 Angka Kekerasan Terhadap Pers Capai Tit­ik Tertinggi

Waspada Peningkatan Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia dan Pergerakan Bibit Siklon Tropis 97S

Bibit Siklon Tropis 97S Akan Berkembang Kembali di Selatan NTT

Anugerah UNG Berdampak 2026, Darilaut.id Peroleh Gold Winner

AmsiNews

REKOMENDASI

Foto: Tanggul Jebol, Air Laut Masuk ke Pemukiman dan Persawahan

Pemerintah Kota Gorontalo Antisipasi Dampak Kemarau Panjang dan Angin Kencang

Suhu Panas, BMKG Mengimbau Untuk Menjaga Kondisi Stamina Tubuh

Cegah Stunting, Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Bikin Menu Berbahan Daun Kelor

KPU Kabupaten Gorontalo: KPPS Harus Memiliki Kompetensi dan Integritas

Rektor UNG Canangkan Zona Integritas dan Wilayah Bebas Korupsi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.