Kamis, Agustus 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

4 Ahli Geologi Inggris Bahas Erupsi Krakatau dan Anak Krakatau di ITB

redaksi
28 Agustus 2019
Kategori : Berita, Kajian
0
4 Ahli Geologi Inggris Bahas Erupsi Krakatau dan Anak Krakatau di ITB

FOTO: SUSI AIR

Jakarta – Empat ahli geologi berasal dari Inggris membahas vulkanologi dan tsunami yang diadakan program studi Teknik Geologi Institut Teknologi Bandung (ITB). Para ahli tersebut masing-masing, Sebastian Watt, Michael Cassidy, Amber L Madden-Nadeau dan Samantha Engwell.

Mereka kebetulan sedang melakukan eksplorasi bersama dengan program studi Teknik Geologi ITB di Anak Krakatau pada 2019.

Diskusi terbuka yang berlangsung pada Senin (12/8) itu dengan ide terkait kejadian pada akhir 2018 silam, yaitu letusan gunung Anak Krakatau yang diyakini sebagai salah satu penyebab tsunami Anyer.

“Indonesia adalah negara yang hidup bersama dengan berbagai ancaman letusan gunung berapi juga gempa bumi, penting sekali agar kita paham dan selalu belajar terkait hal ini dari eksplorasi maupun praktisi,” ujar Mirzam Abdurrahman saat membuka diskusi, seperti dikutip Itb.ac.id.

Menurut Mirzam, tujuan dari diskusi vulkanologi dan tsunami untuk menambah pemahaman akan kejadian yang sebenarnya terjadi. Maksudnya, mampu mendeskripsikan kejadian saat erupsi berlangsung. Para ahli geologi tersebut melakukan penelitian untuk merekonstruksi ulang erupsi Anak Krakatau dan pengaruhnya terhadap tsunami Anyer.

Presentasi dimulai oleh Watt dengan isu tsunami akibat erupsi Krakatau pada 1883 dan Anak Krakatau 2018.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Gunung Anak KrakatauGunung ApiITBKrakatautsunami
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

Pendeteksi Signal Distress Digunakan untuk Cari MV Nur Allya di Maluku Utara

Next Post

FAO Mendukung Pendataan Perikanan Skala Kecil di Indonesia

Postingan Terkait

Hujan Meteor Perseid Terekam dari Nusa Tenggara Timur

Hujan Meteor Perseid Terekam dari Nusa Tenggara Timur

13 Agustus 2026
Dua Tim Periset Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Penghargaan Program Riset Internasional

Dua Tim Periset Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Penghargaan Program Riset Internasional

13 Agustus 2026

Selama Tahun 2026 Kematian Migran Meningkat

Rantai Pasok Terganggu, Kapal yang Berlayar di Laut Merah Mendapat Serangan Mematikan

Suhu Global Teratas November dan Januari Setelah Puncak El Niño

Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak Tangani 1.286 Telur Penyu di Sambas

Budaya Akademik dan Kehidupan Kampus Langkah Awal Pembekalan Bagi Mahasiswa Baru UNG

Tersebar di 11 Fakultas Sebanyak 5.166 Mahasiswa Baru Menjadi Bagian UNG

Next Post
FAO Mendukung Pendataan Perikanan Skala Kecil di Indonesia

FAO Mendukung Pendataan Perikanan Skala Kecil di Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

Hujan Meteor Perseid Terekam dari Nusa Tenggara Timur

Dua Tim Periset Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Penghargaan Program Riset Internasional

Selama Tahun 2026 Kematian Migran Meningkat

Rantai Pasok Terganggu, Kapal yang Berlayar di Laut Merah Mendapat Serangan Mematikan

Suhu Global Teratas November dan Januari Setelah Puncak El Niño

Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak Tangani 1.286 Telur Penyu di Sambas

AmsiNews

REKOMENDASI

Korban Tewas Akibat Banjir di Pakistan 903 Orang, Sudan 89

Pengaduan Keterwakilan Perempuan 30% Pemilu 2024, Idham Holik: KPU Menunggu Informasi DKPP

KSDA Sulawesi Tengah dan Riau Tangani Kemunculan Buaya

Bagaimana Mengukur Tinggi Muka Air Laut Dari Luar Angkasa

Diperparah Perubahan Iklim, Topan Mematikan Awal Tahun Ini Melanda Afrika

Indonesia Rumah Bagi 490 Ribu Spesies

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.