Minggu, April 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

4 Ahli Geologi Inggris Bahas Erupsi Krakatau dan Anak Krakatau di ITB

redaksi
28 Agustus 2019
Kategori : Berita, Kajian
0
4 Ahli Geologi Inggris Bahas Erupsi Krakatau dan Anak Krakatau di ITB

FOTO: SUSI AIR

Jakarta – Empat ahli geologi berasal dari Inggris membahas vulkanologi dan tsunami yang diadakan program studi Teknik Geologi Institut Teknologi Bandung (ITB). Para ahli tersebut masing-masing, Sebastian Watt, Michael Cassidy, Amber L Madden-Nadeau dan Samantha Engwell.

Mereka kebetulan sedang melakukan eksplorasi bersama dengan program studi Teknik Geologi ITB di Anak Krakatau pada 2019.

Diskusi terbuka yang berlangsung pada Senin (12/8) itu dengan ide terkait kejadian pada akhir 2018 silam, yaitu letusan gunung Anak Krakatau yang diyakini sebagai salah satu penyebab tsunami Anyer.

“Indonesia adalah negara yang hidup bersama dengan berbagai ancaman letusan gunung berapi juga gempa bumi, penting sekali agar kita paham dan selalu belajar terkait hal ini dari eksplorasi maupun praktisi,” ujar Mirzam Abdurrahman saat membuka diskusi, seperti dikutip Itb.ac.id.

Menurut Mirzam, tujuan dari diskusi vulkanologi dan tsunami untuk menambah pemahaman akan kejadian yang sebenarnya terjadi. Maksudnya, mampu mendeskripsikan kejadian saat erupsi berlangsung. Para ahli geologi tersebut melakukan penelitian untuk merekonstruksi ulang erupsi Anak Krakatau dan pengaruhnya terhadap tsunami Anyer.

Presentasi dimulai oleh Watt dengan isu tsunami akibat erupsi Krakatau pada 1883 dan Anak Krakatau 2018.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Gunung Anak KrakatauGunung ApiITBKrakatautsunami
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

Pendeteksi Signal Distress Digunakan untuk Cari MV Nur Allya di Maluku Utara

Next Post

FAO Mendukung Pendataan Perikanan Skala Kecil di Indonesia

Postingan Terkait

Daya Tampung UTBK – SNBT di Universitas Negeri Gorontalo 3063 Kursi

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

19 April 2026
Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

19 April 2026

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Next Post
FAO Mendukung Pendataan Perikanan Skala Kecil di Indonesia

FAO Mendukung Pendataan Perikanan Skala Kecil di Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

AmsiNews

REKOMENDASI

Kondisi Cuaca Penting Bagi Nelayan Saat Melaut

Cornelis de Houtman Terkapar di Tangan Perempuan Perkasa Laksamana Malahayati

La Nina Masih Berlanjut, WMO: Maret-April-Mei 2026 Curah Hujan di Pasifik Khatulistiwa Tetap Konsisten

Ingat Kasus Benjina

Setiap Tahun 10 Juta Hektar Hutan Hilang Karena Deforestasi

BRIN dan Unpatti Perkuat Riset Kelautan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.