Minggu, Agustus 2, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Belajar Cara Menabung Lobster

redaksi
19 Desember 2019
Kategori : Kajian
0
Belajar Cara Menabung Lobster

Lobster bambu. FOTO: JABULENGA.DESA.ID

SUNGGUH menggelikan membaca berbagai komentar di media sosial terkait dengan benih lobster. Klaim kebenaran boleh atau tidak ekspor benih lobster ini terus berlanjut hingga pekan ini.

Adalah sangat tidak tepat bila disebut klaim kebenaran melalui media sosial dan media massa terkait benih lobster ini sebagai bentuk edukasi ke masyarakat.

Dalam kasus ini, yang diperlukan adalah memperkuat kajian ilmiah, yang punya otoritas keilmuan, melalui LIPI sebagai otoritas Cites dan peneliti lobster. Ini yang diharapkan dapat meluangkan waktunya berbagai ilmu dalam konteks perikanan berkelanjutan.

Selain itu, belajar dari kearifan lokal. Nelayan dan mereka yang tinggal di pesisir sudah lama menabung lobster, seperti praktik sasi di Maluku dan tempat lainnya di Indonesia.

Untuk menjaga keberlanjutan lobster dan komoditi laut lainnya, nelayan di sejumlah tempat di Maluku sudah memberlakukan larangan tersebut. Salah satunya, di Kepulauan Aru.

Larangan dengan pembatasan pemanfaatan ini dikenal dengan sasi. Sasi lobster misalnya telah diterapkan di Desa Jabulenga dan Lutur.

Untuk perikanan berkelanjutan, masyarakat menerapkan sasi lobster dan komoditi laut lainnya untuk mencegah pengambilan hasil laut dalam masa tertentu.

Untuk kondisi sekarang berapa persen dari penduduk Indonesia yang bergantung kehidupannya hidup dari lobster atau benih lobster, berapa persentase nelayan/nelayan tangkap untuk benih lobster? Seolah-olah dunia perikanan Indonesia akan runtuh hanya soal lobster ini.*

Tags: Benih LobsterLobsterOver Fishingperikanan berkelanjutanSasi
Bagikan5Tweet2KirimKirim
Previous Post

Kondisi Lobster Indonesia Fully-exploited dan Over-exploited

Next Post

Lobster: Antara Kelestarian Sumberdaya dan Keberlanjutan Ekonomi

Postingan Terkait

Provinsi Gorontalo yang Mencemaskan

Senjakala Elite Nasional Gorontalo

28 Juli 2026
Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

17 Juli 2026

Kritik terhadap Pembongkaran Cagar Budaya di Gorontalo

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

Bagaimana Negara-negara Berkembang Dapat Mengumpulkan Dana Untuk Mengatasi Krisis Iklim

Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

Anak-Anak Pesisir Teluk Tomini di Era Digital

Siklon Senyar, Gajah di Pelupuk Mata dan Politik Ekologi Indonesia

Next Post
Lobster: Antara Kelestarian Sumberdaya dan Keberlanjutan Ekonomi

Lobster: Antara Kelestarian Sumberdaya dan Keberlanjutan Ekonomi

Komentar tentang post

TERBARU

Kontribusi Sektor Kelautan Rendah, Profesor Riset BRIN Dorong Omnibus Law Kelautan

Bibit 94W Menguat Menjadi Depresi Tropis di Laut Filipina

Topan Super Dolphin Sedikit Melemah di Timur Laut Kepulauan Mariana Utara

Wisuda ke-62, UNG Kukuhkan 700 Lulusan

Sambut Ribuan Mahasiswa Baru UNG Perkenalkan Logo dan Maskot Simbol Kampus Berdampak

Bibit Siklon Tropis 94W Beri Dampak Gelombang Laut di Sangihe dan Talaud

AmsiNews

REKOMENDASI

Sri Lanka Minta Bantuan Internasional, Badai Siklon Ditwah Menewaskan 366 Orang

WHO Bahas Covid-19 Apakah Tetap Darurat Kesehatan Global

Ratusan Personil Melakukan Pencarian Korban Banjir dan Tanah Longsor di Jepang

“Kutukan” Mendel Berlaku dalam Budidaya Mutiara

Kiat Jadi Ilmuwan Paus

Topan Krathon Mendarat di Dekat Kaohsiung

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.