Rabu, Desember 17, 2025
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Teori Spesiasi Geografis Ikan Karang

redaksi
17 Januari 2022
Kategori : Kajian, Konservasi
0
Teori Spesiasi Geografis Ikan Karang

Ikan karang Amphiprion ocellaris, Sulawesi, Indonesia (Randall, 1998) dan Amphiprion percula, Papua New Guinea (Allen & Erdmann, 2012) contoh yang mendukung spesiasi alopatrik.

Darilaut – Spesiasi geografis secara teori dikenal dengan sebutan spesiasi alopatrik. Spesiasi alopatrik terbentuk ketika populasi biologi dari spesies yang sama menjadi terisolasi karena perubahan geografis.

Contohnya, menurut peneliti Fione Yukita Yalindua, seperti pembentukan gunung, pergeseran lempeng, pembentukan pulau baru atau perubahan sosial seperti emigrasi.

Jika dibandingkan dengan Biological Species Concept (BSC) yang merupakan individual yang secara alami dapat kawin dan memproduksi keturunan yang fertil, maka spesies yang terbentuk secara alopatrik mengalami isolasi secara post-zygotic pada sistem reproduksinya.

Hal ini mengakibatkan spesies yang terisolasi secara alopatrik tidak mampu untuk bereproduksi secara seksual dengan spesies yang terpisah darinya saat proses alopatrik terjadi.

Walaupun pada kenyataannya ada beberapa bukti ditemukannya vertebrata dan invertebrata yang tidak mengalami isolasi reproduksi walaupun telah mengalami spesiasi secara alopatrik.

Penggunaan model ini dalam mempelajari mengenai spesiasi ikan masih dipertanyakan karena kondisi laut yang besar dan mempunyai sedikit barrier atau batasan ditambah dengan kemampuan ikan yang awal reproduksinya berupa larva yang bisa terdispersi/tersebar di seluruh bagian laut.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: BiodiversityBiogeografiBiogeografi ikanCoral Trianglekeanekaragaman hayati
Bagikan34Tweet21KirimKirim
Previous Post

Penumpang Kapal Laut Jalani Rapid Antigen di Pelabuhan Gorontalo

Next Post

KBRI Windhoek Tawarkan Teknologi Perikanan di Namibia

Postingan Terkait

Siklon Senyar, Gajah di Pelupuk Mata dan Politik Ekologi Indonesia

Siklon Senyar, Gajah di Pelupuk Mata dan Politik Ekologi Indonesia

6 Desember 2025
AI dan Kerumunan

AI dan Kerumunan

2 Desember 2025

Kearifan Lokal Itu Warisan Pengetahuan Ekologis

Kearifan Lokal Relevan Sebagai Landasan Konservasi Laut di Indonesia

Darilaut.id Menyematkan Tahun 2025 Rekor Baru Agregasi Hiu Paus di Perairan Botubarani

Global Ocean Innovation Challenge Jadikan Indonesia Pusat Inovasi Konservasi Laut

Peristiwa Upwelling Ekstrem Laut Alor Dapat Menjadi Daya Tarik Wisata Ilmiah Berbasis Konservasi

Individu Hiu Paus Bertambah Setelah Paus Biru Melintas di Perairan Botubarani

Next Post
Harga Ikan Hasil Budidaya dan Tangkapan Nelayan Anjlok

KBRI Windhoek Tawarkan Teknologi Perikanan di Namibia

Komentar tentang post

TERBARU

Bibit 93S di Selatan Jawa Berpeluang Sedang Menjadi Siklon Tropis

Analisis BMKG Sulawesi Selatan Berpotensi Cuaca Ekstrem Berupa Curah Hujan Tinggi

Komitmen Transparansi Berbuah Prestasi, UNG Kembali Raih Predikat Informatif 2025

UNG Asah Peran Strategis Kehumasan dan Kemitraan Lewat Workshop Tata Kelola

Konferwil II AMSI Kepri Resmi Digelar, Jailani dan Muhammad Bunga Ashab Terpilih

Siklon Tropis Bakung Melemah di Samudra Hindia

AmsiNews

REKOMENDASI

Siklon Tropis Dianne Terbentuk di Selatan Kupang

Rektor UNG Mendorong Kolaborasi dan Harmonisasi Perguruan Tinggi

Nilai Satwa Liar dan Keanekaragaman Hayati

Universitas Negeri Gorontalo Menggelar Wisuda ke-58

BNPB Transplantasi Terumbu Karang di Larantuka

BMKG: Awal Juni Potensi Gelombang Tinggi dan Banjir Rob di Perairan Utara Jawa

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.