Selasa, Oktober 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Teori Spesiasi Geografis Ikan Karang

redaksi
17 Januari 2022
Kategori : Kajian, Konservasi
0
Teori Spesiasi Geografis Ikan Karang

Ikan karang Amphiprion ocellaris, Sulawesi, Indonesia (Randall, 1998) dan Amphiprion percula, Papua New Guinea (Allen & Erdmann, 2012) contoh yang mendukung spesiasi alopatrik.

Darilaut – Spesiasi geografis secara teori dikenal dengan sebutan spesiasi alopatrik. Spesiasi alopatrik terbentuk ketika populasi biologi dari spesies yang sama menjadi terisolasi karena perubahan geografis.

Contohnya, menurut peneliti Fione Yukita Yalindua, seperti pembentukan gunung, pergeseran lempeng, pembentukan pulau baru atau perubahan sosial seperti emigrasi.

Jika dibandingkan dengan Biological Species Concept (BSC) yang merupakan individual yang secara alami dapat kawin dan memproduksi keturunan yang fertil, maka spesies yang terbentuk secara alopatrik mengalami isolasi secara post-zygotic pada sistem reproduksinya.

Hal ini mengakibatkan spesies yang terisolasi secara alopatrik tidak mampu untuk bereproduksi secara seksual dengan spesies yang terpisah darinya saat proses alopatrik terjadi.

Walaupun pada kenyataannya ada beberapa bukti ditemukannya vertebrata dan invertebrata yang tidak mengalami isolasi reproduksi walaupun telah mengalami spesiasi secara alopatrik.

Penggunaan model ini dalam mempelajari mengenai spesiasi ikan masih dipertanyakan karena kondisi laut yang besar dan mempunyai sedikit barrier atau batasan ditambah dengan kemampuan ikan yang awal reproduksinya berupa larva yang bisa terdispersi/tersebar di seluruh bagian laut.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: BiodiversityBiogeografiBiogeografi ikanCoral Trianglekeanekaragaman hayati
Bagikan35Tweet22KirimKirim
Previous Post

Penumpang Kapal Laut Jalani Rapid Antigen di Pelabuhan Gorontalo

Next Post

KBRI Windhoek Tawarkan Teknologi Perikanan di Namibia

Postingan Terkait

Pantarlih Dalam Mutarlih

Siti Hajar: Ratu Zamzam

16 Oktober 2026
Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

Media Beretika Bukan Media yang Tidak Pernah Salah

15 Oktober 2026

Mengapa Belajar Bahasa Inggris Terasa Melelahkan?

Mengapa PKI Tak Laku di Gorontalo?

Peneliti Temukan Laju Kehilangan Mangrove Global Melambat

Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

Menjadi Fasih Itu Bukan Soal Banyaknya Kata yang Dikuasai

Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Next Post
Harga Ikan Hasil Budidaya dan Tangkapan Nelayan Anjlok

KBRI Windhoek Tawarkan Teknologi Perikanan di Namibia

Komentar tentang post

TERBARU

Area Hutan dan Lahan Terbakar di Indonesia Tahun 2026 Hampir 2 Juta Hektare

Singapura Memiliki Otoritas Memberi Sanksi Penyebab Polusi Asap Lintas Batas

32 perusahaan di 7 Provinsi Kena Sanksi Administratif dan Proses Pidana Kebakaran Hutan

Dua Gunung Es Antartika Terlepas, Hanyut Ribuan Kilometer Menuju Georgia Selatan

UNG Evaluasi Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Kemdiktisaintek

Kekuatan Luar Biasa Dari Peristiwa El Niño Empat Minggu Terakhir

AmsiNews

REKOMENDASI

Siklon Tropis Narelle Terbentuk di Laut Koral

Covid-19, UI Kembangkan Ventilator Biaya Rendah

Gempa Mentawai, 2.326 Mengungsi dan Sejumlah Bangunan Mengalami Kerusakan

Badai Tropis Ewiniar Mendarat Dekat Manila, Filipina

Memadukan Budidaya Lobster dan Kerang Berhasil Meningkatkan Pendapatan Pembudidaya

Pemda Diharapkan Berpartisipasi Mendorong Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.