Jumat, September 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Vegetasi Hutan Mangrove di Indonesia Sebanyak 202 Jenis, Spesifik 47

redaksi
18 September 2020
Kategori : Kajian, Konservasi
0
Vegetasi Hutan Mangrove di Indonesia Sebanyak 202 Jenis, Spesifik 47

Daun dan buah tumbuhan mangrove Sonneratia. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Vegetasi hutan mangrove di Indonesia memiliki keanekaragaman jenis yang tinggi, dengan jumlah jenis tercatat sebanyak 202.

Berbagai jenis mangrove tersebut terdiri dari 89 jenis pohon, 5 jenis palem,14 jenis liana, 44 spesies epifit dan 1 jenis sikas.

Namun demikian, hanya terdapat kurang lebih 47 jenis tumbuhan spesifik hutan mangrove.

Di dalam hutan mangrove terdapat salah satu jenis tumbuhan sejati penting atau dominan yang termasuk ke dalam 4 famili yaitu : Rhizophoraceae (Rhizophora, Bruguiera, Ceriops), Sonneratiaceae (Sonneratia), Avicenniaceae (Avicenia) dan Meliaceae (Xylocarpus).

Beberapa tipe komunitas mangrove dan kekayaan jenis di Indonesia antara lain di Cilacap ditemukan 14 jenis, Pulau Rambut ditemukan 13 jenis, Baluran ditemukan 16 jenis, Riau ditemukan 14 jenis.

Kemudian di Bone-bone Sulawesi Tengah ditemukan 3 jenis, Gosong Telaga di Aceh ditemukan 27 jenis, Teluk Bintuni di Papua ditemukan 13 jenis.

Berdasarkan fakta-fakta tersebut dapat diketahui berbagai keanekaragaman dan distribusi jenis mangrove yang ada di Indonesia, akan berbeda menurut kondisi wilayah masing-masing daerah. Hal ini dipengaruhi oleh faktor-faktor fisik di tiap wilayah.*

Sumber: Jurnal.ugm.ac.id, Keanekaragaman dan Pola Komunitas Hutan Mangrove di Andai Kabupaten Manokwari oleh Onasius Pieter Moze Matan, Djoko Marsono dan Su Ritohardoyo, Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Indonesia.

Tags: Biodiversitykeanekaragaman hayatiMangroveUGM
Bagikan44Tweet21KirimKirim
Previous Post

4 Nelayan Terombang-Ambing Selama 3 Hari di Laut Natuna

Next Post

Bakamla dan Menlu Bahas Keamanan Laut Natuna Utara

Postingan Terkait

Sudah Saatnya Kita Memikirkan Ulang Pembelajaran Bahasa Inggris

Sudah Saatnya Kita Memikirkan Ulang Pembelajaran Bahasa Inggris

26 Agustus 2026
Aplikasi Semi-Digital untuk Monitoring Penyu

Aplikasi Semi-Digital untuk Monitoring Penyu

5 Agustus 2026

Kawasan Konservasi Perairan Maluku Capai 4,3 Juta Hektare

Senjakala Elite Nasional Gorontalo

Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Next Post
Ketegangan di Laut Natuna Utara, Bakamla Usir Kapal Coast Guard China

Bakamla dan Menlu Bahas Keamanan Laut Natuna Utara

Komentar tentang post

TERBARU

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

Gempa M4,9 Guncang Boalemo Gorontalo

Apa Itu Termoklin?

Mikroplastik Lebih Tinggi di Dasar Laut Dekat Pesisir, Ada Pula yang Terperangkap di Lapisan Termoklin

Peristiwa El Niño Masih Akan Menguat, Berpotensi Memberi Dampak Berat Bagi Masyarakat dan Perekonomian

AmsiNews

REKOMENDASI

Penguburan Paus Sperma Wakatobi, Badan dan Kepala Dipisah

WMO: Meski Ada Pendinginan Karena La Nina Suhu Diperkirakan di Atas Rata-rata

Siklon Tropis Maila Mengarah ke Ujung Timur Papua Nugini

Energi dan Air Bersih Masalah Utama Pulau-pulau Kecil di Sulawesi Tenggara

Menjadi Barometer Kesehatan Bumi, Kini Burung Air Bermigrasi Terancam Punah

Tanah Longsor Menewaskan 8 Orang di Pulau Bali

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.