Minggu, Juni 28, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Model Asal-usul Ikan Karang

redaksi
31 Januari 2022
Kategori : Kajian, Konservasi
0
Terumbu karang

FOTO: DARILAUD.ID

Menyoroti pentingnya kawasan segitiga terumbu karang dalam membentuk biodiversitas baru melalui mekanisme spesiasi in-situ. Hal ini dibuktikan dengan melimpahnya spesies Gobiidae dan umur spesiasi spesies dalam famili Gobiidae yang masih tergolong baru/muda.

Model pusat tumpang tindih menegaskan tingginya diversitas spesies di segitiga terumbu karang sebagai hasil dari tumpang tindih, yaitu campuran fauna dari samudera Pasifik dan Hindia sebagai akibat dari proses mekanisme isolasi yang terjadi pada batas lautan Indo-Pasifik yang memisahkan kedua samudera tersebut pada saat terjadi fenomena penurunan air laut di masa lalu.

Menurut Gaither and Rocha (2013), mekanisme isolasi terjadi di wilayah paparan Sunda dan Sahul (Indonesia), Malaysia dan Australia Utara yang dikenal dengan wilayah batas Indo-Pasifik (Indo-Pasific Barrier).

Dalam model ini spesies ikan karang dari Pasifik dan Hindia mengalami isolasi dan spesiasi ketika terjadi penurunan permukaan air di masa lalu yang memisahkan kedua wilayah tersebut. Ketika massa air laut kembali naik, sister spesies yang terbentuk dan semula terpisah mulai terdispersi kembali dan mengalami tumpang tindih (overlap) di wilayah segitiga terumbu karang (Bellwood & Meyer, 2009).

Beberapa contoh penelitian yang mendukung model pusat tumpang tindih telah dilakukan oleh beberapa ahli dengan menggunakan studi dengan pendekatan genetika molekular/ filogeografi, yaitu pada Linckia laevigata.

Halaman 2 dari 6
Sebelumnya123...6Selanjutnya
Tags: BiodiversityBiogeografi ikanCoral Trianglekeanekaragaman hayati
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Kekayaan Minerba Belum Meningkatan Kesejahteraan dan Pengentasan Kemiskinan

Next Post

Waspada Kecepatan Angin dan Gelombang Tinggi di Awal Februari

Postingan Terkait

Penyakit Diabetes Mengancam Usia Remaja

Temuan Peneliti UNG Penderita Diabetes Tak Terkontrol Bisa Sebabkan Kebutaan

28 Juni 2026
Tiga Spesies Baru Kantong Semar di Sulawesi dan Papua Memperkaya Daftar Flora Indonesia

Tiga Spesies Baru Kantong Semar di Sulawesi dan Papua Memperkaya Daftar Flora Indonesia

25 Juni 2026

Indonesia Rumah Bagi 83 Kantong Semar, 6 Spesies Kategori Kritis

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

Burung Indonesia Diseminasi Konservasi Mangrove Pohuwato dan Pameran Produk Ramah Lingkungan

Percepatan Reviu Zonasi di Kawasan Konservasi Kepulauan Raja Ampat Memastikan Kesesuaian dengan Kebutuhan Masyarakat

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Bagaimana Negara-negara Berkembang Dapat Mengumpulkan Dana Untuk Mengatasi Krisis Iklim

Next Post
Gelombang tinggi

Waspada Kecepatan Angin dan Gelombang Tinggi di Awal Februari

Komentar tentang post

TERBARU

Jalur Pelayaran Utama di Selat Hormuz Masih Terkontaminasi Ranjau Laut

PBB Evakuasi 2.500 Pelaut Melewati Selat Hormuz

Temuan Peneliti UNG Penderita Diabetes Tak Terkontrol Bisa Sebabkan Kebutaan

Korban Tewas Gempa Ganda Venezuela 920 Orang, 3.360 Terluka

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

AmsiNews

REKOMENDASI

Sekjen PBB: Tindakan AS di Venezuela Preseden Berbahaya

Bersama Habib Husein Ja’far Ribuan Jemaah Lantunkan Zikir dan Selawat di Lapangan Rektorat UNG

BNPB Transplantasi Terumbu Karang di Larantuka

Arkeologi Bangkai Kapal

Etika Bagian Penting Dalam Kerja Jurnalistik

Ujaran Kebencian Sebagai Alat Menyebarkan Ideologi yang Memecah Belah

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.