Senin, September 7, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Konservasi

Pemerintah Perluas Kawasan Konservasi Mangrove

redaksi
24 September 2018
Kategori : Konservasi
0
Mangrove

Mangrove memiliki fungsi penting sebagai penyerap emisi karbondioksida. FOTO: DARILAUT.ID

Jakarta – Pemerintah akan memperluas kawasan konservasi ekosistem mangrove yang kondisinya masih baik. Untuk mangrove yang mengalami kerusakan atau berada dalam kondisi kritis, pemerintah melakukan percepatan rehabilitasi.

Selain itu, pemerintah juga mengembangkan dan menduplikasikan berbagai aktivitas ekonomi yang telah berhasil di daerah lainnya. Seperti wisata mangrove, silvofishery, budidaya lebah madu, dan sebagainya.

Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Agung Kuswandono mengatakan, sebagai negara kepulauan Indonesia memiliki berbagai ekosistem. Antara lain, ekosistem mangrove yang tersebar di sepanjang pesisir pantai. Mangrove memiliki berbagai fungsi di antaranya fungsi konservasi, ekologi, ekonomi, pendidikan dan pelatihan.

Mangrove dapat mencegah intrusi air laut, mengikat sedimen serta melindungi garis pantai dari abrasi dan tsunami. “Secara ekologis, mangrove memiliki fungsi ekologi di antaranya sebagai penyerap polutan, tempat terjadinya daur ulang unsur hara, tempat berpijahnya aneka biota laut, tempat berkembang biaknya aneka jenis burung, mamalia, reptil dan serangga,” katanya.

Yang tidak kalah penting, menurut Agung, ekosistem mangrove memiliki keuntungan ekonomi. “Sebagai fungsi ekonomi, ekosistem mangrove menyediakan hasil hutan berupa kayu dan non kayu dan jasa lingkungan,” ujarnya.*

Tags: Kemenko MaritimMangrove
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Percepatan Rehabilitasi Mangrove di Indonesia

Next Post

Banggai Cardinal Fish, Ikan Hias dengan Kisaran yang Terbatas

Postingan Terkait

Aplikasi Semi-Digital untuk Monitoring Penyu

Aplikasi Semi-Digital untuk Monitoring Penyu

5 Agustus 2026
Kawasan Konservasi Perairan Maluku Capai 4,3 Juta Hektare

Kawasan Konservasi Perairan Maluku Capai 4,3 Juta Hektare

30 Juli 2026

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Kosmologi Penangkapan Paus di Lamalera NTT Selaras dengan Konservasi Integratif

Next Post
Banggai Cardinal Fish, Ikan Hias dengan Kisaran yang Terbatas

Banggai Cardinal Fish, Ikan Hias dengan Kisaran yang Terbatas

Komentar tentang post

TERBARU

Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Lebih Dari 6.000 Meter, Tidak Ada Anomali Muka Air Laut

UNG Jalin Kerjasama Dengan PT Hasjrat Abadi

Penutupan 8 Bandara Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau Diperpanjang, 1.558 Penerbangan Tertunda

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

BRIN Perkenalkan Sistem Deteksi Dini Karhutla Indonesia

AmsiNews

REKOMENDASI

Illegal Fishing dan Sampah Plastik Jadi Sorotan dalam KTT G20

Heboh, Penyelam Masuk Mulut Paus

Awak Kapal Jalani Tes Urine di Tarakan

Rumpon Portable, Pemikat Ikan yang Ramah Lingkungan

Sidang Isbat 1 Syawal Pada 19 Maret 2026

Kurangi Dampak Tsunami dengan Menanam Mangrove

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.