Minggu, November 1, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Konservasi

Populasi Ikan Endemik Danau di Indonesia Dapat Mengalami Kepunahan

redaksi
17 September 2023
Kategori : Konservasi
0
Caridina woltereckae, Udang Cantik dari Sulawesi yang Terancam Punah

Udang cantik endemik Sulawesi Caridina woltereckae kerap diburu pedagang ikan hias. FOTO: LIPI.GO.ID

Darilaut – Apabila tidak dilakukan upaya konservasi dan pengelolaan danau yang berkelanjutan, akan terjadi kepunahan spesies endemik.

Faktor penyebab menurunnya keanekaragaman hayati ikan di perairan darat antara lain adalah tangkap lebih (over exploitation), polusi air, degradasi habitat, modifikasi aliran, masuknya spesies invasif kedalam perairan tersebut.

Spesies invasif dan perubahan iklim (climate change) dapat memengaruhi populasi ikan endemik.

“Satu lagi yang tak kalah pentingnya adalah climate change juga dapat mempengaruhi populasi ikan-ikan endemik tersebut selain spesies invasiF,” kata Peneliti Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air (PRLSDA) – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Syahroma Husni Nasution, Kamis (14/9).

Dalam webinar dengan tema Ekobiologi sebagai Dasar Konservasi dan Pengelolaan Ikan Endemik di Beberapa Perairan Danau digelar secara daring, Syahroma mengatakan, spesies invasif, sudah banyak di perairan Indonesia, terutama di danau purba (Danau Matano dan Danau Towuti).

Parameter tersebut antara lain dapat menyebabkan keanekaragaman hayati atau biota-biota endemik mengalami penurunan.

Menurut Syahroma ikan endemik merupakan ikan asli daerah tertentu. Endemik hanya dapat ditemukan dan tumbuh berkembang secara alami dalam wilayah asalnya saja. Sehingga teritorialnya sangat terbatas, hanya bisa hidup di daerah asalnya.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BRINDanauDiambang KepunahanIkan EndemikPengelolaan Danau Berkelanjutan
Bagikan6Tweet2KirimKirim
Previous Post

Ada Berapa Jumlah Danau di Indonesia?

Next Post

Memperingati Dies Natalis ke-60, UNG Menggelar Tenda Tensi dan Konferensi Internasional

Postingan Terkait

Mengurai Karbon Biru di Ekosistem Mangrove dan Lamun

Peneliti Temukan Laju Kehilangan Mangrove Global Melambat

20 September 2026
Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

16 September 2026

Aplikasi Semi-Digital untuk Monitoring Penyu

Kawasan Konservasi Perairan Maluku Capai 4,3 Juta Hektare

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Next Post
Memperingati Dies Natalis ke-60, UNG Menggelar Tenda Tensi dan Konferensi Internasional

Memperingati Dies Natalis ke-60, UNG Menggelar Tenda Tensi dan Konferensi Internasional

TERBARU

Misi Pemantauan Laut Copernicus Sentinel-6

Satelit Altimetri Copernicus Melacak Kenaikan Permukaan Laut, Badai dan Fenomena El Niño

250 juta Hektare Daratan dan Perairan Dalam Proses Pemulihan

Siti Asiyah Sang Pejuang Iman Dari Sungai Nil

Topan Super In-fa Terletak di Dekat Kepulauan Mariana Utara

El Niño Sangat Kuat Mendorong Kekeringan, 4349 Titik Panas di Kalteng, Papua Selatan dan Sumsel

AmsiNews

REKOMENDASI

Banyak Masalah Awak Kapal Perikanan Indonesia yang Kerja di Luar Negeri

Cuaca Buruk di Laut Banda, Ekspedisi Pinisi Tunda Pelayaran

Selesaikan Etape Timur, Pinisi Pusaka Indonesia Tiba di Pantai Losari Makassar

Lanal Yogyakarta Menanam 3 Ribu Bibit Mangrove di Bantul

Dua Siklon Tropis Dekat Filipina, Ini Dampaknya Bagi Indonesia

FDC-IPB Eksplorasi Potensi Terumbu Karang di Pesisir Timur Kei Besar

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.