Selasa, Juli 28, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Konservasi

Rehabilitasi Karang di Raja Ampat

redaksi
12 November 2018
Kategori : Konservasi
0
Raja Ampat

FOTO: KKPN RAJA AMPAT

PEMUKIMAN Desa Meos Manggara terletak di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat. Secara geografis, kampung Meos Manggara ini berada di pulau dengan letak pada batas terluar kawasan Suaka Alam Perairan (SAP) Kepulauan Raja Ampat.

Di lokasi perairan ini, telah mengalami kerusakan akibat kondisi alam dan penangkapan ikan dengan cara merusak (destructive fishing). Di Pulau Meos Manggara dan pulau-pulau sekitarnya, terdapat patahan karang, sementara di pesisir terjadi abrasi.

Karena itu, Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan, melakukan kegiatan rehabilitasi dengan transplantasi karang di Meos Manggara.

Kegiatan ini berlangsung pada akhir Oktober lalu. Transplantasi karang ini dilakukan bersama masayarakat.
Dengan cara turun bersama di lokasi dan melihat langsung substrat karang yang diletakkan di atas fragmen media transplantasi karang.

Metode rehabilitasi karang menggunakan bahan media meja beton. Bahan berbentuk balok ini terbuat dari beton yang disusun berbentuk Piramida Coral atau Piracora.

Sebanyak 5 unit dengan 100 fragmen karang yang terpasang telah diletakkan di area seluas 150 meter persegi. Pada koordinat S 00˚23’43.36” dan E 130˚15’34.02”.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BKKPN KupangRaja AmpatRehabilitasi Terumbu Karang
Bagikan7Tweet4KirimKirim
Previous Post

16.056 Pulau di Indonesia Sudah Diberi Nama

Next Post

Ubur-Ubur Cantik, Ada yang Penyengat

Postingan Terkait

Stop Perburuan Paus dan Lumba-lumba

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

15 Juli 2026
Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

14 Juli 2026

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Kosmologi Penangkapan Paus di Lamalera NTT Selaras dengan Konservasi Integratif

Temuan Peneliti UNG Penderita Diabetes Tak Terkontrol Bisa Sebabkan Kebutaan

Tiga Spesies Baru Kantong Semar di Sulawesi dan Papua Memperkaya Daftar Flora Indonesia

Next Post
Ubur-ubur

Ubur-Ubur Cantik, Ada yang Penyengat

Komentar tentang post

TERBARU

Habitat Ikan Purba Raja Laut Coelacanth di Pulau Talise Akan Diusulkan Sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO

Riset Terbaru Temuan 18 Individu Ikan Purba Raja Laut Coelacanth di Pulau Talise Sulawesi Utara

UNG Siapkan Program Studi Menuju Akreditasi Unggul dan Internasional melalui Kurikulum OBE

Topan Noul Melemah Menjadi Depresi Tropis di Pedalaman Cina

Musibah Kecelakaan Laut di Teluk Tomini, Gubernur Gorontalo Minta Basarnas Cari Nakhoda yang Hilang

Kapal Cepat yang Ditumpangi 11 Wisatawan Eropa Masuk Air, Patah, Miring dan Tenggelam di Teluk Tomini

AmsiNews

REKOMENDASI

Ikan Sidat, Bernilai Ekonomi Tinggi, Pasokan Terbatas

Badai Tropis Yun-yeung Terbentuk di Selatan Tenggara Kagoshima

DFW: Perhatikan Hasil Tangkapan Ikan

Intensitas Siklon Tropis Jenna Menguat Menjadi Kategori 2 di Dekat Kepulauan Cocos

KRI Spica-934 Temukan Longsor Dasar Laut di Teluk Palu

Hanya 18 – 40 Persen Tangkapan Cantrang Bernilai Ekonomis

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.