Minggu, November 8, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Konservasi

Sejumlah Negara Berkomitmen Melindungi Burung Air

redaksi
6 Oktober 2022
Kategori : Konservasi
0
40 Persen Populasi Burung Air yang Dilindungi Mengalami Penurunan

Burung laut. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Sejumlah negara yang berada di seluruh jalur terbang Afrika-Eurasia berkomitmen untuk melindungi burung air.

Burung-burung ini tidak menetap. Akan tetapi bermigrasi melintasi berbagai negara.

Sebelumnya, laporan terbaru telah memperingatkan bahwa setengah dari spesies burung dunia sedang menurun dan satu dari delapan terancam punah.

Terdapat 255 burung air bermigrasi berstatus konservasi yang terdaftar di bawah perjanjian yang didukung PBB.

Di antara spesies yang terancam tersebut, termasuk spesies ikonik seperti Bangau Putih (White Stork), Angsa Berdada Merah (Red-breasted Goose), dan Bangau Mahkota Hitam (Black Crowned Crane).

Melalui Pertemuan Kedelapan Para Pihak (MOP8) Perjanjian tentang Konservasi Burung Air Migrasi Afrika-Eurasia (AEWA) yang ditutup pada Budapest, Hongaria, 30 September 2022, terdapat 16 resolusi dan pedoman baru yang bertujuan untuk meningkatkan status konservasi 255 burung air bermigrasi tersebut.

Adapun tema pertemuan ini “Memperkuat Konservasi Jalur Terbang di Dunia yang Berubah.”

Melalui komitmen yang dibuat oleh MOP, negara-negara di seluruh Jalur Terbang Afrika-Eurasia menyadari bahwa penerapan AEWA di tingkat nasional dan regional membantu tidak hanya melindungi burung air.

Tetapi juga memberikan kontribusi yang signifikan untuk mengatasi tiga krisis lingkungan yaitu hilangnya keanekaragaman hayati, perubahan iklim, dan polusi.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Burung AirKonservasiPBBUNEP
Bagikan25Tweet1KirimKirim
Previous Post

Kegiatan Training Pre-Bunking Sukses Digelar di Manado

Next Post

6 ABK Indonesia Ditelantarkan Selama 7 Bulan di Filipina

Postingan Terkait

Mengurai Karbon Biru di Ekosistem Mangrove dan Lamun

Peneliti Temukan Laju Kehilangan Mangrove Global Melambat

20 September 2026
Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

16 September 2026

Aplikasi Semi-Digital untuk Monitoring Penyu

Kawasan Konservasi Perairan Maluku Capai 4,3 Juta Hektare

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Next Post
Menhub Menganjurkan Pemilik Kapal Membuka Rute Internasional

6 ABK Indonesia Ditelantarkan Selama 7 Bulan di Filipina

Komentar tentang post

TERBARU

Ekonomi Gorontalo Y-on-Y 2026 Tumbuh 5,63 Persen

Earth Information Day, WMO Luncurkan Kondisi Iklim 2026 Pada Konferensi Iklim COP31

Esai Digitalisasi Ekowisata Hiu Paus Mahasiswa UNG Raih Prestasi Nasional

Badai Tropis Cempaka Terbentuk di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Program Studi Pendidikan Geografi UNG Raih Akreditasi Unggul

Lebih Dari 190 Negara Akan Menghadiri COP31 di Antalya Turki Saat Overshoot Perjanjian Paris 1,5°C

AmsiNews

REKOMENDASI

Peringatan Dini Tsunami Karena Gempa 7,1 SR di Sulawesi Utara Berakhir

Mencari Hari Maleo

Lebih 86 Ribu Orang Terkena Dampak Badai Tropis Jelawat di Pulau Mindanao

Menteri Susi Ajak Masyarakat Tidak Gunakan Plastik Sekali Pakai

Tenaga Ahli UNG Membantu BPK untuk Pengawasan Pengelolaan Keuangan Negara

Program Studi Pendidikan Geografi UNG Raih Akreditasi Unggul

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.