Kamis, April 30, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Orca

Hari ini, World Orca Day

Catatan Verrianto Madjowa

redaksi
14 Juli 2018
Kategori : Orca
0
Hari ini, World Orca Day

Paus orca yang masuk dalam jaring kapal ikan Putra Laut, kemudian dilepas kembali di perairan Gorontalo, Teluk Tomini, November 2016. FOTO: NUNUN HARUN

14 JULI, hari ini, dikenal sebagai Hari Orca, World Orca Day. Tanggal 14 Juli diperingati sebagai Hari Orca setelah keberhasilan pelepasan paus pembunuh bernama Springer ke laut lepas di British Columbia, Kanada, pada 2002.

Mamalia laut dengan nama ilmiah Orcinus orca ini satwa yang cerdas. Orca berkerabat dengan lumba-lumba. Masuk dalam keluarga Delphinidae. Spesies yang berkerabat dengan paus pembunuh, seperti long-finned pilot whales (Globicephala melas) dan Short-Finned Pilot Whale (Globicephala macrorhynchus).

Dalam Bahasa Inggris, orca disebut Killer whales. Nama dalam Bahasa Indonesia, Paus Pembunuh. Sesungguhnya, paus pembunuh bukanlah pembunuh manusia. Tidak ada catatan paus pembunuh, membunuh manusia di laut lepas.

Kasus paus pembunuh, membunuh manusia memang pernah terjadi tahun 1991, 1999 dan 2010. Tapi ini bukan di lautan lepas. Paus pembunuh yang ditangkap kemudian dibawa dan dilatih di penangkaran membunuh tiga orang yang berbeda.

Paus orca hidup di hampir semua samudera, dengan populasi diperkirakan sebanyak 50 ribu. Di perairan laut Indonesia, distribusi paus orca antara lain di Gorontalo, Teluk Tomini, Bali, Kalimantan Timur, Maluku, Papua (Raja Ampat), Nusa Tenggara (Solor Alur/Laut Sawu), Timor, Laut Sulawesi dan Selat Makassar.

Terdapat rekaman video di YouTube.com kemunculan paus pembunuh di Selat Makassar, seperti yang diunggah akun “Ipin Tongtong”, pada 3 Januari 2014. Di perairan Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, terdapat rekaman paus pembunuh yang diunggah akun “Arenui Liveaboard” pada 9 Februari 2012 dan akun “Menas R4” pada 30 April 2016.

Video paus orca yang menjadi viral di media sosial, terekam di perairan Taludaa, Gorontalo pada akhir Februari hingga Maret 2017. Video ini direkam oleh Nunun Harun, nelayan Desa Huangobotu, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.

Awalnya, yang mengunggah video ini seorang pengusaha jasa wisata. Selang beberapa jam, video ini menjadi viral di media sosial. Berdasarkan video yang beredar ini, banyak yang berkomentar.

Video penyelamatan paus pembunuh itu dibagikan melalui Facebook, Whats App, Youtube dan media sosial lainnya. Selama ini, belum pernah satupun laporan dan data adanya paus pembunuh di Gorontalo, Teluk Tomini.

Tidak hanya di Teluk Tomini, agregasi paus pembunuh di perairan Indonesia, masih jarang dilaporkan.

Video penyelamatan paus pembunuh ini sebetulnya direkam pada November 2016. Nelayan di kapal ikan “Putra Laut” yang berasal dari Inengo sedang menjaring ikan pelagis di Taludaa. Setelah jaring ditarik, seekor paus orca ada di dalam jaring itu.

Pemilik kapal ikan, Ansar Rahman (Ka Bengi) meminta kepada nelayan untuk merobek jaring ikan itu. Orca dilepas. Bagi orang Gorontalo, yang tinggal di pesisir Bone Bolango dan pesisir Gorontalo lainnya, orca dan mamalia laut lainnya harus dilindungi.

Ini kepercayaan sejak dulu kala. Kepercayaan ini melekat kuat hingga sekarang ini. Tidak ada nelayan yang memburu paus orca dan mamalia laut lainnya.

Pada 8 Februari 2017, sekelompok penyelam melalui jasa wisata selam Miguels Gorontalo telah melihat dan memotret paus pembunuh ini di perairan Bone Bolango. Saat itu, terdapat tiga paus orca. Dan yang sempat direkam melalui foto paus orca berukuran kecil. Penyelam Dharmawan Susanto yang memotret paus orca ini.

Rabu siang 21 Juni 2017, Cecep Nawai dive master di Salvador Scuba Gorontalo, berhasil merekam dengan video paus orca yang melintasi perairan Botubarani dan Inengo. Cecep langsung mengambil gambar tiga ekor paus pembunuh ini. Dua paus pembunuh dewasa dan satu anak.

Instruktur selam asal Jerman Bernd Hoppe dan Undeng Amu dari Miguels Diving Gorontalo, pada 10 Desember 2017, merekam paus orca di Tanjung Kayu Bulan, dekat dengan Lopo. Jumlahnya dua ekor.

Kemunculan orca di Gorontalo mulai dicatat pada Juni 2015. Tahun 2018, paus orca terlihat pada 25 Januari, Februari, Maret, dan Mei.

Nama lokal paus orca di Gorontalo, “paupausu”. Di Lamalera, paus pembunuh disebut dengan nama lokal seguni.

Secara umum, klasifikasi paus pembunuh adalah sebagai berikut:

Kingdom: Animalia

Filum : Chordata

Class : Mammalia

Ordo : Cetacea

Sub Ordo : Odontoceti

Famili : Delphinidae

Genus : Orcinus

Spesies: Orcinus orca

Nama Inggris: Killer Whale

Nama Indonesia: Paus Pembunuh

Nama lokal Gorontalo: Paupausu

Nama lokal di Lamalera, NTT: Seguni

 

Paus Orca memiliki berat : hingga 5 Ton

Masa hidup : 30 hingga 90 tahun

Panjangnya: 9 meter lebih

Ancaman: Keterbatasan makanan (salmon Chinook), polusi dan polutan, gangguan lalu lintas kapal dan kebisingan, tumpahan minyak.

Penelitian paus orca sudah berkembang sejak 1976 yang dilakukan oleh The Center for Whale Research di Pacific Northwest. Di lokasi lainnya, penelitian telah dilakukan di berbagai negara yang ada kemunculan paus orca. Ciri khas paus orca ini, warna tubuhnya khas hitam dan putih.

Mulanya para ahli beranggapan hiu putih adalah predator paling atas. Ternyata, puncak predator di lautan paus orca. Meski predator puncak, bukan berarti semua makanan tersedia di laut.

Terdapat paus orca yang hanya memangsa ikan tertentu, seperti salmon Chinook. Akibat makin menyusutnya salmon Chinook, paus orca kian terbatas makanannya. Ditempat lain spesies ini memiliki pola makan yang paling bervariasi. Dalam mencari mangsa, orca sering bergerombol.

Ancaman paus orca saat ini karena diburu untuk keperluan komersil. Paus orca dilatih untuk hiburan. Kemudian, keterbatasan makanan, laut yang terkontaminasi, gangguan lalu lintas akibat suara kapal dan lain-lain. Upaya melindungi keberadaan paus orca telah dilakukan di banyak negara.

Secara umum, perkembangan paus orca dapat dilihat dan dibaca di:

www.fisheries.noaa.gov

https://www.fisheries.noaa.gov/species/killer-whale

https://www.whaleresearch.com

http://www.iucnredlist.org/details/15421/0

Twitter:
@TheOrcaProject ‏
@OrcaSOS ‏
@OrcaIngrid ‏
@CWROrcas ‏
@Dolphin_Project

Tags: Killer WhaleOrcinus orcaWorld Orca Day
Bagikan15Tweet9KirimKirim
Previous Post

Ekotipe Paus Orca

Next Post

Menteri Susi Kembali Ingatkan Ancaman Sampah Plastik

Postingan Terkait

Dua Paus Orca Bermain Dekat Rumpon Nelayan Gorontalo di Teluk Tomini

Dua Paus Orca Bermain Dekat Rumpon Nelayan Gorontalo di Teluk Tomini

15 Februari 2026
Paus Orca Predator Alami Paus Minke Antartika, Balaenoptera bonaerensis

Paus Orca Predator Alami Paus Minke Antartika, Balaenoptera bonaerensis

30 Januari 2026

Tren Memprihatinkan: 24 Hiu Paus Terdampar di Selatan Jawa dalam 3 Tahun

Nekropsi Temukan Udang Rebon dalam Lambung Hiu Paus, Indikasi Keracunan Muncul

Darilaut.id Menyematkan Tahun 2025 Rekor Baru Agregasi Hiu Paus di Perairan Botubarani

Ini Ciri dan Keunikan Paus Biru yang Muncul di Botubarani

Individu Hiu Paus Bertambah Setelah Paus Biru Melintas di Perairan Botubarani

Ketika Dua Raksasa Paus Biru dan Hiu Paus Bertemu di Laut Tomini

Next Post
Menteri Susi Kembali Ingatkan Ancaman Sampah Plastik

Menteri Susi Kembali Ingatkan Ancaman Sampah Plastik

Komentar tentang post

TERBARU

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Ekosistem Laut Saling Terhubung

AmsiNews

REKOMENDASI

Meminimalkan Permasalahan di TPS KPU Kabupaten Gorontalo Menggelar Rapat Sinergitas

Kisah Paus Orca, Seminggu Berduka Karena Bayinya Meninggal

Gempa Darat Guncang Toli-toli

Kapal Singapura Ditangkap di Perairan Teritorial Indonesia

Badai Siklon Terbentuk di Dekat Myanmar dan Bangladesh

Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan di Kota Gorontalo Stabil

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.