Selasa, Oktober 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Orca

Jepang: Hentikan Perburuan Paus

redaksi
7 Januari 2019
Kategori : Orca
0
Paus Minke

FOTO: SEA SHEPHERD

“There is no commercial, cultural or scientific justification for killing these magnificent creatures,” demikian petikan pendapat Nytimes.com, 31 Desember 2018.

Editorial Nytimes.com menyoroti keluarnya Jepang dari the International Whaling Commission (IWC, Komisi Penangkapan Paus Internasional).

Argumen Jepang bahwa komisi dibentuk pada 1946 untuk mengelola perburuan paus komersial, bukan untuk melarangnya.

Setelah populasi paus global anjlok pada 1970-an, IWC memerintahkan moratorium yang mulai berlaku pada 1986 dan berupaya meneruskannya tanpa batas waktu. Meskipun ada lobi intensif oleh Jepang dan negara – negara lain yang membela perburuan paus komersial, terutama Norwegia dan Islandia.

Pada kenyataannya, Jepang selalu mengabaikan moratorium, menggunakan celah yang “penelitian ilmiah” untuk terus membantai ribuan paus minke, fin dan sperma yang jauh dari pantai Jepang dan menjual daging mereka di pasar domestik.

Perburuan paus untuk makanan dan minyak memang memiliki sejarah di Jepang. Pada tahun-tahun setelah Perang Dunia II, daging paus memiliki tempat utama dalam makanan negara tersebut.

Selera Jepang untuk daging paus telah menurun tajam selama beberapa dekade. Sebuah survei yang dilakukan pada 2012 oleh Pusat Penelitian Nippon menemukan bahwa hampir 90 persen orang Jepang tidak membeli daging paus pada tahun. Hanya sekitar seperempat orang Jepang mendukung perburuan paus.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: IWCJepangPerburuan Paus
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

Perburuan Paus di Jepang Bisa Mengganggu Olimpiade

Next Post

Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Taliabu

Postingan Terkait

Lumba-Lumba Hidung Botol Panjang 2,2 Meter Ditemukan Kondisi Kode 3 di Kutai Kartanegara

Lumba-Lumba Hidung Botol Panjang 2,2 Meter Ditemukan Kondisi Kode 3 di Kutai Kartanegara

29 Juli 2026
Favorit Pengamat Paus Megaptera novaeangliae Ditemukan Terdampar di Pantai Jembrana Bali

Favorit Pengamat Paus Megaptera novaeangliae Ditemukan Terdampar di Pantai Jembrana Bali

17 Juli 2026

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Kosmologi Penangkapan Paus di Lamalera NTT Selaras dengan Konservasi Integratif

Next Post
Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Taliabu

Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Taliabu

Komentar tentang post

TERBARU

Topan Super Champi Bawa Gelombang Tinggi 16,8 Meter di Laut Filipina

UNG Perkuat Produk Olahan Ikan Nike

Titik Panas Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan Meningkat

Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia Masih Kategori Rendah

Area Hutan dan Lahan Terbakar di Indonesia Tahun 2026 Hampir 2 Juta Hektare

Singapura Memiliki Otoritas Memberi Sanksi Penyebab Polusi Asap Lintas Batas

AmsiNews

REKOMENDASI

Harga Cakalang Stabil di Bitung, Tuna Sirip Kuning Bervariasi

Analisis Geologi Gempa Togean Tojo Una-Una

Suara Dentuman dan Gemuruh di Gunung Lewotolok

Saat KM Santika Nusantara Terbakar Nakhoda Perintahkan Penumpang Gunakan Life Jacket

Resmi di KKP, Menteri Susi Ingin Segera Melayarkan Kapal Silver Sea 2

Dr Hawis: di Kedalaman 100 Meter Banyak Organisme Laut yang Menarik Dikaji

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.