Kamis, Juli 30, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Orca

Kasus Sampah Plastik di Perut Paus Sperma di Indonesia, Spanyol dan Jerman

redaksi
22 November 2018
Kategori : Orca, Sampah & Polusi
0
Paus sperma

FOTO: TWITTER/ESPACIOS NATURALES MUR

SEEKOR paus sperma (sperm whale) ditemukan mati terdampar di pulau Kapota, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Minggu (18/11). Setelah diidentifikasi, terdapat sampah dengan total seberat 5,9 kilo gram.

Sampah plastik ini dengan komposisi gelas plastik 750 gram (115 buah), plastik keras 140 gram (19 buah), botol plastik 150 gram (4 buah), kantong plastik 260 gram (25 buah). Kemudian, serpihan kayu 740 gram (6 potong), sandal jepit 270 gram (2 buah), karung nilon 200 gram (1 potong), tali rafia 3.260 gram (lebih dari 1.000 potong).

Paus Sperma
FOTO: MENLHK.GO.ID

Tidak terlalu mengejutkan di dalam organ lambung paus sperma terdapat sampah plastik. Ini bukan kasus pertama sampah plastik terdapat dalam perut paus sperma (Physeter microcephalus).

Pada April tahun ini, seperti diberitakan Independent.co.uk, sebanyak 29 kilo gram sampah plastik di dalam perut paus sperma yang terdampar di pantai Spanyol.

Paus sperma sepanjang 10 meter itu ditemukan di pantai Cabo de Palos di Murcia, pada bulan Februari. Dari dalam perut, para ahli menemukan, kantong plastik, potongan pecahan, tali dan jerigen.

Hasil analisis para ahli dari Pusat Pemulihan Margasatwa El Valle, paus sperma ini mati karena sistem pencernaannya tersumbat dan tidak dapat mengeluarkan plastik yang telah ditelan.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Paus Spermasampah plastik
Bagikan12Tweet4KirimKirim
Previous Post

Status Terkini Temuan Hiu Prickly Dogfish dari Teluk Manado

Next Post

Muat Bio Solar Kapal Tirta Samudra IX Ditangkap di Perairan Jambi

Postingan Terkait

Lumba-Lumba Hidung Botol Panjang 2,2 Meter Ditemukan Kondisi Kode 3 di Kutai Kartanegara

Lumba-Lumba Hidung Botol Panjang 2,2 Meter Ditemukan Kondisi Kode 3 di Kutai Kartanegara

29 Juli 2026
Favorit Pengamat Paus Megaptera novaeangliae Ditemukan Terdampar di Pantai Jembrana Bali

Favorit Pengamat Paus Megaptera novaeangliae Ditemukan Terdampar di Pantai Jembrana Bali

17 Juli 2026

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Kosmologi Penangkapan Paus di Lamalera NTT Selaras dengan Konservasi Integratif

Next Post
KRI Torani-860

Muat Bio Solar Kapal Tirta Samudra IX Ditangkap di Perairan Jambi

Komentar tentang post

TERBARU

Pertama di Dunia Paus Bungkuk Megaptera novaeangliae Terekam Kamera Drone Sedang Melahirkan

Hari Anti Perdagangan Manusia Sedunia, PBB: Operasi Penipuan Online Rugikan Jutaan Orang

IOM Memperingatkan Jaringan Perdagangan Manusia Berkembang Pesat Melalui Penipuan Online

Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak Mahasiswa KKN UNG Luncurkan SIGAP KIA

UNG Kukuhkan Lulusan Perdana Program Profesi Insinyur

Kawasan Konservasi Perairan Maluku Capai 4,3 Juta Hektare

AmsiNews

REKOMENDASI

Kisah Kematian Bayi Orca Tahlequah Tahun 2018 Dibaca 6 Juta Orang

Pemanasan Laut, Populasi Cumi-cumi Meningkat

9 Negara Memiliki Kebijakan Mengurangi Asupan Natrium

Ekosistem Pesisir Banyak Berkontribusi Bagi Perekonomian Indonesia

Kasus Lumpuh Layu Akut Ditemukan di Jawa Tengah dan Jawa Timur

Ikan Termahal di Dunia Tuna Sirip Biru Dijual Lokal di Gorontalo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.