Senin, April 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Orca

Mengapa Ratusan Paus Seperti Bunuh Diri Massal?

redaksi
28 November 2018
Kategori : Orca
0
Paus mati terdampar

NEWS.COM.AU

MAMALIA LAUT spesies paus pilot, paus sperma dan paus pembunuh pygmy ditemukan terdampar di pantai Selandia Baru dan Australia, pekan ini.

Terdamparnya paus dalam jumlah banyak di pantai merupakan fenomena yang tidak jelas. Paus pilot secara historis sebagai spesies yang paling umum ditemukan.

Tercatat, pada 1918 sedikitnya 1000 paus pilot terdampar di Kepulauan Chatham, 800 kilo meter di pulau bagian selatan Selandia Baru.

Menurut Departemen Konservasi Selandia Baru (DOC, Department of Conservation), terdamparnya paus ini karena ekolokasi mereka – cara mereka berkomunikasi – tidak efektif karena terganggu sonar buatan manusia. Hal ini mempengaruhi kemampuan paus untuk menemukan jalan kembali ke laut.

Paus termasuk hewan yang sosial, melakukan migrasi dalam polong. Yang bisa dialami dengan kematian massal ini, karena cidera, polusi air, kesalahan navigasi dan perubahan cuaca.

Paus pilot
FOTO: DOC NEW ZEALAND

Biasanya, paus yang terdampar hanya individu. Belum jelas mengapa paus pilot terdampar dalam jumlah masal. Setiap tahun, rata-rata 85 insiden paus terdampar individu di Selandia Baru.

Faktor-faktor yang menyebabkan terdamparnya mamalia laut ini, seperti penyakit, kesalahan navigasi, fitur geografis, ombak, dikejar-kejar predator dan cuaca ekstrim. Lebih dari satu faktor dapat berkontribusi pada terdamparnya paus.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: AustraliaKematian massal pausPaus pilotSelandia Baru
Bagikan9Tweet5KirimKirim
Previous Post

Kematian Massal Ratusan Paus di Selandia Baru dan Australia

Next Post

Ekspedisi Pinisi Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Pesisir di Donggala

Postingan Terkait

Dua Paus Orca Bermain Dekat Rumpon Nelayan Gorontalo di Teluk Tomini

Dua Paus Orca Bermain Dekat Rumpon Nelayan Gorontalo di Teluk Tomini

15 Februari 2026
Paus Orca Predator Alami Paus Minke Antartika, Balaenoptera bonaerensis

Paus Orca Predator Alami Paus Minke Antartika, Balaenoptera bonaerensis

30 Januari 2026

Tren Memprihatinkan: 24 Hiu Paus Terdampar di Selatan Jawa dalam 3 Tahun

Nekropsi Temukan Udang Rebon dalam Lambung Hiu Paus, Indikasi Keracunan Muncul

Darilaut.id Menyematkan Tahun 2025 Rekor Baru Agregasi Hiu Paus di Perairan Botubarani

Ini Ciri dan Keunikan Paus Biru yang Muncul di Botubarani

Individu Hiu Paus Bertambah Setelah Paus Biru Melintas di Perairan Botubarani

Ketika Dua Raksasa Paus Biru dan Hiu Paus Bertemu di Laut Tomini

Next Post
Ekspedisi pinisi

Ekspedisi Pinisi Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Pesisir di Donggala

Komentar tentang post

TERBARU

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

AmsiNews

REKOMENDASI

Siklon Tropis Dudzai Terbentuk di Perairan Terbuka Samudra Hindia

TNI Angkatan Laut Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ribuan Butir Ekstasi

Bibit Siklon di Samudra Hindia Berdampak Terhadap Kondisi Cuaca dan Gelombang Laut

Dukung Transformasi Digital, AMSI dan GNI Berikan Pelatihan Google AI Tools untuk 40 Media Indonesia

Pembudidaya Rumput Laut di NTT Mayoritas Perempuan

BMKG Identifikasi Sesar Baru Penyebab Gempa Sumedang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.