Rabu, April 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Orca

Populasi Paus Pembunuh Palsu Menurun

redaksi
16 Juni 2022
Kategori : Orca
0
Populasi Paus Pembunuh Palsu Menurun

Paus pembunuh palsu (false killer whale). FOTO: NOAA Fisheries/Charlotte Boyd

Darilaut – Sejak 1980-an populasi paus pembunuh menurun. Berkurangnya spesies ini di lautan karena aktivitas perikanan yang tidak ramah lingkungan.

Terlepas dari namanya, sebenarnya paus pembunuh palsu (false killer whale) adalah lumba-lumba.

Hewan ini ditemukan di lautan tropis dan subtropis di seluruh dunia. Spesies ini dikenal ramah.

Paus pembunuh palsu memiliki ikatan sosial yang kuat dan membentuk kelompok untuk berburu dan berbagi makanan bersama.

Seperti semua mamalia laut, paus pembunuh palsu dilindungi di bawah Undang-Undang Perlindungan Mamalia Laut (Marine Mammal Protection Act).

Kelompok populasi tertentu dari paus pembunuh palsu, yang dikenal sebagai paus pembunuh palsu Kepulauan Hawaii, juga dilindungi di bawah Undang-Undang Spesies Terancam Punah.

Hasil survei di perairan tersebut populasinya telah menurun secara dramatis sejak akhir 1980-an dan diperkirakan yang tersisa kurang dari 200 individu.

Interaksi dengan perikanan rawai telah berkontribusi terhadap penurunan ini.

Paus pembunuh palsu diketahui memangsa ikan dan umpan yang ada pada tali pancing, yang dapat menyebabkan kait atau belitan yang tidak disengaja.

Untuk mengurangi risiko menurunnya populasi paus pembunuh palsu, NOAA Fisheries menetapkan area penutupan perikanan rawai.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: False Killer WhaleNOAA Fisheriespaus pembunuh palsu
Bagikan4Tweet2KirimKirim
Previous Post

Ilmuwan Berhasil Membuat Peta Bulan yang Lebih Detail

Next Post

Abrasi Pantai di Minahasa Selatan Merusak Puluhan Rumah dan Satu Jembatan

Postingan Terkait

Dua Paus Orca Bermain Dekat Rumpon Nelayan Gorontalo di Teluk Tomini

Dua Paus Orca Bermain Dekat Rumpon Nelayan Gorontalo di Teluk Tomini

15 Februari 2026
Paus Orca Predator Alami Paus Minke Antartika, Balaenoptera bonaerensis

Paus Orca Predator Alami Paus Minke Antartika, Balaenoptera bonaerensis

30 Januari 2026

Tren Memprihatinkan: 24 Hiu Paus Terdampar di Selatan Jawa dalam 3 Tahun

Nekropsi Temukan Udang Rebon dalam Lambung Hiu Paus, Indikasi Keracunan Muncul

Darilaut.id Menyematkan Tahun 2025 Rekor Baru Agregasi Hiu Paus di Perairan Botubarani

Ini Ciri dan Keunikan Paus Biru yang Muncul di Botubarani

Individu Hiu Paus Bertambah Setelah Paus Biru Melintas di Perairan Botubarani

Ketika Dua Raksasa Paus Biru dan Hiu Paus Bertemu di Laut Tomini

Next Post
Abrasi Pantai di Minahasa Selatan Merusak Puluhan Rumah dan Satu Jembatan

Abrasi Pantai di Minahasa Selatan Merusak Puluhan Rumah dan Satu Jembatan

Komentar tentang post

TERBARU

El Nino dan Musim Kemarau Dua Fenomena Berbeda

Topan Super Sinlaku Bawa Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Kepulauan Mariana Utara

Bibit Siklon Tropis 92S Berada di Dekat Kepulauan Cocos (Keeling)

Mahasiswa KKN Tematik UNG Mengoptimalkan Potensi Lokal dan Penguatan Digital

Topan Super Sinlaku Mendekati Kepulauan Mariana Utara

Edudive Tampilkan Keunggulan Teluk Tomini dalam Pameran Deep and Extreme dan Marine Action Expo

AmsiNews

REKOMENDASI

Sekjen AMSI: Lingkungan Bisnis Perlu Dipahami Media Daerah

Pendidikan Kebangsaan Sangat Penting Bagi Pramuka

Ini Jadwal Pemungutan Suara Calon Dekan 10 Fakultas di UNG

Metode Baru Mengukur Pertumbuhan Koloni Karang

Regulasi Sedimentasi Melindungi Pengambilan Pasir Laut Secara Ilegal

Pameran Sangkut Paut Perkuat Ekosistem Seni di Gorontalo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.