Selasa, Juli 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Sampah & Polusi

33 Tahun Lalu Sampah Sandal Jepit Sudah Mendominasi Pesisir

redaksi
10 Desember 2018
Kategori : Sampah & Polusi
0
Kepulauan Seribu

Sandal jepit ditemukan dalam perut paus sperma yang mati terdampar pada Minggu (18/11) lalu di pulau Kapota, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. FOTO: FACEBOOK/ALFI/AKKP

BERBAGAI jenis sampah, seperti sandal jepit, kantong plastik dan gelas plastik ditemukan dalam perut paus sperma (sperm whales).

Paus sperma (Physeter macrocephalus) ini mati terdampar pada Minggu (18/11) lalu di pulau Kapota, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Total berat basah sampah ini 5,9 kilogram.

Sandal jepit dan aneka sampah plastik bukan hal baru. 33 tahun lalu, hasil pengamatan yang telah dilakukan Lembaga Oseanologi Nasional (LON) LIPI – kini Pusat Penelitian Oseanografi (P2O-LIPI) — menemukan sejumlah sampah anorganik, seperti sandal jepit mendominasi pesisir dan laut.

Penelitian Muhammad Abrar dan Ricoh Manogar Siringoringo menemukan dalam tiga periode penelitian (1985, 1995 dan 2005) kategori sampah kantong plastik, busa plastik putih dan sandal jepit mendominasi di lokasi penelitian di Kepulauan Seribu.

Kepulauan Seribu
Penelitian sampah anorganik di Kepulauan Seribu pada September 2005 oleh Muhammad Abrar dan Ricoh Manogar Siringoringo.

Meski proporsi kantong plastik, busa plastik putih dan sandal jepit ini berbeda, namun mendominasi pada hasil temuan penelitian di Kepulauan Seribu.

Sebagian besar pulau-pulau kecil di Kepulauan Seribu berada di Teluk Jakarta, pesisir utara Banten dan Jawa Barat. Dari penelitian periode ketiga, 2005, jumlah terbanyak adalah kantong plastik (53,4 persen). Kemudian busa plastik putih, sandal jepit, cangkir dan jaring ikan. Jumlah total temuan 11.501 potong.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Kepulauan SeribuP2O LIPIsampah plastik
Bagikan10Tweet4KirimKirim
Previous Post

Sampah di Kepulauan Seribu Telah Diteliti Sejak 1985

Next Post

Hari Nusantara, Dipusatkan di Banggai

Postingan Terkait

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

29 Juni 2026
Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

17 Juni 2026

Krisis Polusi Plastik Mencekik Lautan, Bahan Alternatif  Terhambat tarif dan Peraturan

4.000 Spesies Laut Terpengaruh Plastik

World Oceans Day, Emisi Sampah Plastik Capai 52,1 Juta Metrik Ton per Tahun

SDGs Center UNG Dukung Gerakan Pilah Sampah

Plastik Daur Ulang untuk Kemasan Makanan Perlu Pengamanan Lebih Ketat

Mikroplastik dan Nanoplastik, Ilmuwan Telah Mendeteksi dalam Darah Manusia dan Paru-Paru

Next Post
KRI Banda Aceh 593

Hari Nusantara, Dipusatkan di Banggai

Komentar tentang post

TERBARU

Bibit Siklon Tropis 92W Terletak di Laut Filipina

Juli 2026 Tercatat 8 Prodi UNG Raih Akreditasi Unggul

Potensi Hujan di Tengah Penguatan El Niño

Kondisi Relatif Kering,  Penguatan El Niño dan Perluasan Musim Kemarau

Gorontalo Antisipasi dan Siaga Musim Kemarau

Program Studi Pendidikan Fisika UNG Raih Akreditasi Unggul

AmsiNews

REKOMENDASI

Semangat Komunitas Telah Menghidupkan Kembali Hutan Mangrove di Sri Lanka

BMKG: Suara Dentuman Bukan dari Aktivitas Gempa Tektonik

2,2 Juta Jiwa Menderita dan Mengungsi Karena Bencana Alam

Tsunami Selat Sunda, KKP Akan Buka Bengkel Kapal Mobile

BMKG dan JICA Kerja Sama Proyeksi iklim

Ini Penjelasan Kemenhub Terkait Jenazah Awak Kapal Perikanan Dibuang di Tengah Laut

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.