Kamis, Oktober 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Sampah & Polusi

Hari Ini, Jutaan Orang di Dunia Membersihkan Sampah

redaksi
15 September 2018
Kategori : Sampah & Polusi
0
Hari Ini, Jutaan Orang di Dunia Membersihkan Sampah

Bersih sampah di pantai Pasir Jambak, Sumatera Barat, Sabtu (15/9). FOTO: DOK. BKIPM PADANG

Jakarta – Jutaan orang terlibat dalam aksi Cleanup Day se dunia hari ini (15/9). Kegiatan membesihkan sampah di Indonesia berada di 34 provinsi, mencakup 107 wilayah.

Dalam siaran pers di situs  www.worldcleanupday.org ketua Jaringan Regional Let’s Do It Indonesia Agustina Iskandar mengatakan, berbagai pihak terlibat dalam aksi ini, seperti pejabat pemerintah, selebriti dan tokoh masyarakat di tiga kota terbesar di Indonesia.

Aksi Cleanup Day dimulai pada pukul 6 pagi waktu setempat. Dalam world clean up ini, sebanyak lima persen dari jumlah penduduk Indonesia sebanyak 265 juta akan ikut dalam aksi ini.

Cleanup Day adalah prakarsa lingkungan global yang melibatkan 156 negara dan 20 juta orang. Negara-negara Asia dan Oceania secara aktif mengumpulkan sampah hari ini. Jumlah total peserta hampir 15 juta orang.

Jumlah terbesar peserta selama 10 jam pertama, di Indonesia Nepal, dan Kamboja.  Di Nepal, sekitar 1 juta orang dari 29 juta penduduk melakukan aksi tersebut. Di Nepal lokasi akasi ini di 300 lokasi, dengan melibatkan sedikitnya 150 organisasi.

Negara Cina dan Jepang belum melaporkan jumlah peserta. Data sementara peserta aksi ini, Indonesia 13 juta, Nepal 1 juta, Kamboja 300.000, Iran 155 000 dan India 110 000.

Aksi besih sampah ini dimulai di Selandia Baru dan berakhir 36 jam kemudian di Hawaii, dengan satu tujuan: planet yang bersih dan sehat.

Gerakan ini lahir 10 tahun yang lalu di Estonia, ketika 4 persen dari penduduk setempat membersihkan sampah. Aksi ini kemudian menyebar di seluruh dunia.*

 

Tags: sampah plastikWorld Clean Up Day
Bagikan4Tweet2KirimKirim
Previous Post

Ribuan Orang Ikut Aksi World CleanUp Day di Kepulauan Riau

Next Post

World Clean Up Day, Turis Asing Bersihkan Sampah Plastik di Pantai Gorontalo

Postingan Terkait

Terjerat Impor Ikan

Konsumsi Ikan yang Tercemar Timbal Mengganggu Fungsi Organ dan Reproduksi

19 Oktober 2026
Mahasiswa KKN UNG Perkenalkan Teknologi Pirolisis untuk Olah Sampah Plastik

Mahasiswa KKN UNG Perkenalkan Teknologi Pirolisis untuk Olah Sampah Plastik

7 Oktober 2026

Jejak Sampah Dari Sungai ke Laut

Monster Baru di Laut Mediterania Sampah Plastik

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Krisis Polusi Plastik Mencekik Lautan, Bahan Alternatif  Terhambat tarif dan Peraturan

4.000 Spesies Laut Terpengaruh Plastik

Next Post
World Clean Up Day, Turis Asing Bersihkan Sampah Plastik di Pantai Gorontalo

World Clean Up Day, Turis Asing Bersihkan Sampah Plastik di Pantai Gorontalo

Komentar tentang post

TERBARU

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Bersiap Menghadapi Puncak El Niño

Peristiwa El Niño Tak Bisa Dihentikan, Dampak Terburuk Bagi Manusia Dapat Dicegah

Peristiwa El Niño Bisa Mencapai Kekuatan yang Belum Pernah Terjadi, Melampaui Skala Pemantauan

AmsiNews

REKOMENDASI

Cuaca Ekstrem Paling Banyak Terjadi di Asia

Bibit 90W dan 91W Berpeluang Menjadi Siklon Tropis

Sektor Perikanan Belum Memberikan Kontribusi Signifikan pada Perekonomian

2014 – 2018, Pemerintah Menenggelamkan 488 Kapal Pelaku Illegal Fishing

Pascasarjana UNG Buka Program Magister Pendidikan Jasmani

WHO Mengakui Bukti Penularan Virus Corona Lewat Udara

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.