Senin, September 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Sampah & Polusi

Ikan yang Makan Mikroplastik Membahayakan Manusia

redaksi
7 November 2018
Kategori : Sampah & Polusi
0
Sampah plastik

FOTO: DARILAUT.ID

Penelitian Plastik Meningkat

Kepala Laboratorium Data Laut & Pesisir Pusat Riset Kelautan Badan Riset dan SDM KKP Dr Ing Widodo S Pranowo mengatakan, penelitian plastik dan mikroplastik di perairan Indonesia makin meningkat.

Sebelumnya, penelitian-penelitian mengenai plastik di laut Indonesia masih minim. “Indonesia juga sudah punya aksi nasional untuk penanggulangan plastik,” kata Widodo.

Selain itu, menurut Widodo, Indonesia sudah punya Indeks Kesehatan Laut yang telah diterapkan di Bali, Raja Ampat (Papua Barat) dan Jakarta.

Sampah plastik merupakan komponen yang paling sulit diurai oleh proses alam sehingga berbahaya bagi ekosistem perairan dan kesehatan manusia. Akibat pencemaran sampah plastik di laut, telah ditemukan kandungan plastik berukuran mikro dan nano pada biota dan sumber daya laut di perairan Indonesia.

Mikroplastik yang mencemari lautan Indonesia sangat beragam. Namun, tercatat lokasi pencemaran terluas berada di Taman Nasional Bunaken, yakni 50 hingga 60 ribu partikel per kilometer persegi.

Sebaran mikroplastik ini terutama di kawasan dengan konsentrasi penduduk, terutama di Pulau Jawa. Seperti perairan Pulau Biawak di Indramayu, Kepulauan Seribu, dan Perairan Banten.

Kondisi serupa juga terjadi di Selat Makassar, Selat Bali, Selat Rupat, Taman Nasional (TN) Taka Bonerate Flores, TN Bunaken, TN Bali Barat dan Laut Banda.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: KKPOurOcean2018sampah plastik
Bagikan11Tweet6KirimKirim
Previous Post

Mempertahankan Ribuan Kelelawar di Kawasan Mangrove Olibu, Teluk Tomini

Next Post

Indonesia Target Kurangi Sampah di Laut 70 Persen

Postingan Terkait

Monster Baru di Laut Mediterania Sampah Plastik

Monster Baru di Laut Mediterania Sampah Plastik

8 Agustus 2026
UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

29 Juni 2026

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Krisis Polusi Plastik Mencekik Lautan, Bahan Alternatif  Terhambat tarif dan Peraturan

4.000 Spesies Laut Terpengaruh Plastik

World Oceans Day, Emisi Sampah Plastik Capai 52,1 Juta Metrik Ton per Tahun

SDGs Center UNG Dukung Gerakan Pilah Sampah

Plastik Daur Ulang untuk Kemasan Makanan Perlu Pengamanan Lebih Ketat

Next Post
Indonesia Target Kurangi Sampah di Laut 70 Persen

Indonesia Target Kurangi Sampah di Laut 70 Persen

Komentar tentang post

TERBARU

Menjelang Tenggat Waktu Agenda 2030 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, Banyak yang Belum Sesuai Jalur

Lahan Terdampak Banjir Rob Dapat Dimanfaatkan Menanam Padi, Budi Daya Rumput Laut dan Ikan

Topan Dujuan Berada di Dekat Osaka dan Tokyo

Cara Pemulihan Mangrove Berbasis Sains di Kenya, Kosta Rika, Benin, dan Vietnam

Sinyal Galileo Verifikasi Jamming dan Spoofing

Peneliti Temukan Laju Kehilangan Mangrove Global Melambat

AmsiNews

REKOMENDASI

Kapal yang Berlayar di Laut Sulu dan Tawi-tawi Tetap Waspada

Pasar Karbon Global Untuk Mengurangi Emisi

SNPMB Tahun 2026 Melalui 2 Jalur, Ketua Umum Imbau Sekolah dan Calon Mahasiswa Serius

Apa Saja Penyebab Suhu Dingin di Musim Kemarau

Kisah Paus Orca, Seminggu Berduka Karena Bayinya Meninggal

Kementerian ESDM Harus Perbaiki Kebijakan Energi yang Tidak Rasional

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.