Sabtu, Agustus 1, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Sampah & Polusi

Penyakit Karang Terjadi di Lokasi yang Banyak Sampah Plastik

redaksi
26 September 2018
Kategori : Sampah & Polusi
0
Sampah plastik

FOTO: DARILAUT.ID

Jakarta – Kasus penyakit karang sering terjadi di lokasi yang banyak sampah plastik. Hal ini dikatakan pengajar dari Departemen Ilmu dan Teknologi dan Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Beginer Subhan SPi MSi.

Menurut Beginer, hal yang kecil yang dapat kita lakukan adalah mengurangi penggunaan plastik untuk menyelamatkan terumbu karang di Indonesia. Hasil penelitian di beberapa wilayah oleh para ahli terumbu karang dari Indonesia dan dunia, menemukan di daerah yang banyak sampah plastik, kasus penyakit karang juga banyak terjadi.

Sampah plastik menjadi isu hangat terutama terkait dengan sampah di lautan. Indonesia dikenal menjadi salah satu negara yang memberikan kontribusi plastik tertinggi di dunia.

Dalam diskusi dan nonton bareng film Chasing Coral, Beginer mengajak khalayak untuk mengurangi penggunaan sampah plastik untuk melindungi terumbu karang. Diskusi ini berlangsung di Pusat Kebudayaan Amerika Serikat di @America, Jakarta.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Yayasan Terumbu Rupa bekerjasama dengan pihak @america dalam rangka menjelang Our Ocean Conference (OOC) 2018 di Bali.

Dalam acara tersebut, hadir pula penggiat lingkungan dari The Nature Conservancy, Rizya Ardiwijaya yang banyak berkecimpung di daerah konservasi di Perairan Kepala Burung Papua.*

Sumber: ipb.ac.id

Tags: IPBsampah plastikTerumbu Karang
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Safri Burhanuddin: Labuan Bajo Favorit Diving, Butuh Pemandu Wisata Selam Profesional

Next Post

Dua Hari, Hiu Paus Belum Terlihat di Perairan Botubarani

Postingan Terkait

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

29 Juni 2026
Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

17 Juni 2026

Krisis Polusi Plastik Mencekik Lautan, Bahan Alternatif  Terhambat tarif dan Peraturan

4.000 Spesies Laut Terpengaruh Plastik

World Oceans Day, Emisi Sampah Plastik Capai 52,1 Juta Metrik Ton per Tahun

SDGs Center UNG Dukung Gerakan Pilah Sampah

Plastik Daur Ulang untuk Kemasan Makanan Perlu Pengamanan Lebih Ketat

Mikroplastik dan Nanoplastik, Ilmuwan Telah Mendeteksi dalam Darah Manusia dan Paru-Paru

Next Post
Hiu Paus

Dua Hari, Hiu Paus Belum Terlihat di Perairan Botubarani

Komentar tentang post

TERBARU

Bibit Siklon Tropis 94W Berkembang di Laut Filipina

Topan Super Dolphin Mengarah ke Selatan Jepang, Bawa Gelombang 13 Meter

Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Kawal Program Kepemudaan Pemerintah Provinsi Gorontalo

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Edukasi Hidup Sehat di Sekolah Dasar

Tim Bantuan Medis Cutaneus Fakultas Kedokteran UNG Gelar Sirkumsisi di Kabupaten Gorontalo

Pertama di Dunia Paus Bungkuk Megaptera novaeangliae Terekam Kamera Drone Sedang Melahirkan

AmsiNews

REKOMENDASI

1.692 Bangunan Hancur, Korban Tewas Kebakaran Hutan Maui Bertambah Menjadi 80 Orang

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

818 ABK Indonesia Tiba di Tanjung Priok

Badai Sonca Hari Ini Akan Mendarat di Vietnam

Kapal Bahari Indonesia Terbakar di Laut Jawa

Runtuhnya Tambang Batu Bara di Cina, 5 Tewas dan 48 hilang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.