Blue Dragon, Indah dan Mempesona

Siput laut Blue Dragon atau Blue Angel. FOTO: SYLKE ROHRLACH VIA TWITTER/OCEANA

NAMANYA Blue Dragon. Tapi ini bukan naga yang sesungguhnya.

Ini adalah jenis siput laut, blue Glaucus. Ada pula yang menyebut malaikat biru (Blue Angel).

Blue Dragon, salah satu spesies siput laut, nudibranch, yang ditemukan di sebagian besar lautan tropis dan subtropis di seluruh dunia. Seperti di Samudera Atlantik, Pasifik dan Hindia.

Di perairan laut, terdapat ribuan spesies nudibranch, salah satunya Blue Dragon.

Siput laut ini termasuk hewan yang bertubuh lunak. Kelompok biota ini digolongkan dalam filum Moluska.

Namun, nudibranch tidak memiliki cangkang sebagaimana jenis moluska lainnya. Karena tidak dilengkapi dengan cangkang, untuk mempertahankan diri, sejumlah siput laut memanfaatkan senyawa beracun yang diperoleh dari makanannya.

Nudibranch hidup di dasar laut, mengikuti arus dan terkadang terdampar di pantai. Ukurannya kecil.

Sejumlah biota laut ini memiliki sel penyengat, yang disebut nematocysts. Senyawa kimia ini tersimpan dalam kompartemen khusus di bagian kulitnya.

Selain sebagai senjata tubuh untuk pertahanan, menyimpan zat kimia di bagian kulit untuk menghindari efek autotoksik senyawa beracun tersebut pada tubuhnya.

Jadi, energi yang diperoleh siput laut dari mangsanya, akan diolah menjadi senyawa beracun untuk melindungi tubuhnya dari serangan predator.

Warna-warni tubuhnya, seperti fashion ini, juga diperoleh dari yang dimakan.

Nudibranch sangat menarik bagi para penyelam dan fotografer bawah laut. Siput laut ini salah satu biota yang sering menjadi incaran untuk di foto atau direkam dibawah laut.

Begitu pula dengan ilmuwan kelautan. Nudibranch ini diteliti dan diidentifikasi senyawa kimianya.*

 

Exit mobile version