Senin, April 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Rafting di Sungai Telaga Waja Bali, Penuh Tantangan dan Mengasyikan

redaksi
20 Oktober 2019
Kategori : Berita, Travel
0
Rafting di Sungai Telaga Waja Bali, Penuh Tantangan dan Mengasyikan

Trek rafting di Sungai Telaga Waja, Karangasem, Bali. FOTO: DARILAUT.ID

AIR SUNGAI yang jernih membawa perahu karet melewati bebatuan kecil dan besar. Air yang mengalir deras mengikuti pola alur di Sungai Telaga Waja Karangasem, Bali.

Sesekali perahu ini membentur tebing yang tinggi atau bebatuan besar.

“Stop,” kata Komang John (46 tahun) skipper atau pemandu rafting yang membawa kami menjelajahi sungai kurang lebih 21 kilo meter, akhir pekan ini.

Stop, berarti tidak perlu mengayuh dayung. Bila pemandu memberikan intruksi “Maju”, itu artinya bersama-sama mengayuh dayung.

Ada pula instruksi “Mundur”, “Kanan Maju Kiri Mundur” atau “Kanan Mundur Kiri Maju”.

Rafting di Sungai Telaga Waja memang mengasyikan. Selama 2 jam 30 menit perahu karet yang kami tumpangi mengarungi dan melewati berbagai rintangan bebatuan. Pohon kelapa dan tanaman lainnya tumbuh di sisi kiri dan kanan sungai.

Rafting, kata lain dari arung jeram. Dengan tingkatan berada di level 2 hingga 4, jeram di Sungai Telaga Waja membutuhkan pemandu yang profesional.

Air yang deras mengalir di bebatuan, kemudian menurun butuh pengendalian dan ketenangan untuk tetap membawa perahu karet mengikuti alur sungai.

Lebih kurang 30 menit melewati jeram, kami naik ke pinggir sungai, berjalan kaki 100 meter. Naik lagi ke perahu karet untuk melanjutkan petualangan di Sungai Telaga Waja.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BaliRafting
Bagikan7Tweet4KirimKirim
Previous Post

100 Ribu Awak Kapal Perikanan di Jawa Tengah Belum Ada Perlindungan

Next Post

1 Januari 2020 Kapal di Perairan Indonesia Wajib Gunakan Bahan Bakar Low Sulfur

Postingan Terkait

BMKG: Tinggi Gelombang Capai 2,5 Meter

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

20 April 2026
Daya Tampung UTBK – SNBT di Universitas Negeri Gorontalo 3063 Kursi

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

19 April 2026

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Next Post
Pelabuhan Belawan Punya Aplikasi Penyandaran Kapal

1 Januari 2020 Kapal di Perairan Indonesia Wajib Gunakan Bahan Bakar Low Sulfur

Komentar tentang post

TERBARU

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

AmsiNews

REKOMENDASI

Bibit Siklon Tropis 92S Saat Ini Bergerak di Selatan Jawa Timur

Benih Lobster Hasil Tangkapan di Bandara Juanda Dilepas di Perairan Pacitan

Mola-mola Ditangkap Nelayan di Teluk Manado

6 Hewan Laut yang Terancam Punah

Komodo, Salah Satu Taman Nasional Tertua di Indonesia

Harga Cakalang di Bangkok

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.