Kamis, Oktober 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Virus Sangat Menular dan Mematikan Menyerang Lumba-Lumba, Porpoise dan Paus

redaksi
12 Agustus 2021
Kategori : Berita, Orca
0
Virus Sangat Menular dan Mematikan Menyerang Lumba-Lumba, Porpoise dan Paus

Strain baru morbillivirus, penyakit mamalia laut yang mematikan, telah terdeteksi pada lumba-lumba Fraser yang terdampar di Maui, Hawaii pada tahun 2018. FOTO: VIA DAILYMAIL.CO.UK

Darilaut – Virus yang sangat menular dan menyebabkan kematian massal kini menyerang sejumlah spesies lumba-lumba, porpoise dan paus. Virus yang mirip dengan campak pada manusia itu itu menyerang bagian paru-paru dan otak cetacea.

Melansir Dailymail.co.uk (10/8) strain baru morbillivirus, virus mamalia laut yang mematikan, telah terdeteksi pada lumba-lumba Fraser di Hawaii yang memicu kekhawatiran akan wabah di sekitar pulau-pulau yang ada di Pasifik.

Sebuah tim dari Institut Biologi Kelautan Hawaii UH Mānoa mengidentifikasi virus pada lumba-lumba jantan yang masih remaja yang terdampar di Maui pada 17 Januari 2018. Hasil diagnosis baru diumumkan belum lama ini.

Direktur Healt dan Stranding UH, Kristi West, mengatakan, morbillivirus adalah penyakit menular yang bertanggung jawab atas kematian massal lumba-lumba dan paus di seluruh dunia.

Langkah selanjutnya yang dilakukan para peneliti dalam menentukan apakah virus tersebut beredar di Pasifik Tengah dengan mengambil fokus pada pengujian antibodi lumba-lumba dan paus Hawaii.

Morbillivirus yang menyerang lumba-lumba dan paus, sangat menular dan menyebabkan kelemahan, radang paru-paru parah, dan radang otak.

Meskipun ditemukan di seluruh dunia, menurut Science Direct, morbillivirus paling banyak ditemukan di Samudra Atlantik.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: CetaceaLumba-lumbaMamalia lautMorbillivirusNOAA Fisheries
Bagikan4Tweet3KirimKirim
Previous Post

Gempa Kuat M 7,1 Mengguncang Talaud dan Filipina

Next Post

Morbili, Virus yang Menginfeksi Cetacea

Postingan Terkait

Kenaikan Suhu Berdampak Luas Terhadap Lingkungan dan Berbagai Risiko Iklim

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

22 Oktober 2026
Tiga Mahasiswa IPB Ciptakan Lamun Sebagai Penghambat Kanker Serviks

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

22 Oktober 2026

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Bersiap Menghadapi Puncak El Niño

Peristiwa El Niño Tak Bisa Dihentikan, Dampak Terburuk Bagi Manusia Dapat Dicegah

Peristiwa El Niño Bisa Mencapai Kekuatan yang Belum Pernah Terjadi, Melampaui Skala Pemantauan

Fenomena El Niño Kali Ini Sangat Masif Layaknya Bola Penghancur

Super Typhoon Champi Approaches Eastern Taiwan

Next Post
Morbili, Virus yang Menginfeksi Cetacea

Morbili, Virus yang Menginfeksi Cetacea

Komentar tentang post

TERBARU

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Bersiap Menghadapi Puncak El Niño

Peristiwa El Niño Tak Bisa Dihentikan, Dampak Terburuk Bagi Manusia Dapat Dicegah

Peristiwa El Niño Bisa Mencapai Kekuatan yang Belum Pernah Terjadi, Melampaui Skala Pemantauan

AmsiNews

REKOMENDASI

Widodo S Pranowo: Sirkulasi Arus di Selatan Jawa dan Bali Akhir 2019

Cantrang Beroperasi 1960, Pedoman FAO 1970

Typhoon Dolphin’s Path Forms a Hexagonal Pattern Heading Toward China’s East Coast

Nama-Nama Penumpang KM Bahari Indonesia yang Terbakar di Laut Jawa

Area Banjir Rob Saat Terjadi Gerhana Bulan Total Lebih Luas

Siklon Tropis Gezani Menguat Saat Mendarat di Timur Madagaskar

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.