Darilaut – Jurusan Pendidikan Seni Drama Tari dan Musik (Sendratasik), Fakultas Sastra dan Budaya (FSB), Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menampilkan harmoni budaya lewat gelanggang seni pertunjukkan.
Kegiatan yang berlangsung di auditorium UNG pada Kamis (31/7) tersebut menjadi ajang tahunan untuk menampilkan beragam seni pertunjukkan yang melibatkan peserta dari berbagai kalangan.
Rektor UNG, Prof. Dr. Eduart Wolok, secara resmi membuka panggung pertunjukkan dan berkesempatan mencoba perangkat musik yang telah difasilitasi universitas untuk mendukung proses pembelajaran di Jurusan Sendratasik.
Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan harapan agar Gelanggang Seni Pertunjukkan (GSP) yang menjadi wadah terbuka untuk memperkenalkan Jurusan Sendratasik kepada masyarakat secara luas, termasuk kalangan sekolah.
Rektor menilai kegiatan ini mencerminkan arah strategis keilmuan jurusan yang mengangkat kearifan lokal dalam konteks kawasan, sejalan dengan visi UNG sebagai universitas unggul dan berdaya saing di Kawasan Timur Indonesia.
Dekan FSB, Prof. Nonny Basalama, Ph.D, menjelaskan bahwa kegiatan GSP dimulai dengan seminar nasional, dilanjutkan pertunjukan seni dari berbagai peserta.
Peserta kegiatan ini bukan hanya internal Sendratasik, tetapi juga ikut mengambil bagian di panggung seni pertunjukkan dari berbagai sanggar seni yang ada di provinsi Gorontalo termasuk Sanggar Makuta dan sanggar Paluwala, serta utusan-utusan kelompok seni dari berbagai jenjang sekolah, dari sekolah dasar, sekolah menengah termasuk SMK.




