Darilaut – Gempa bumi kuat berpusat di darat Provinsi Sumatra Utara terjadi pada Sabtu (15/8) sore waku setempat. The United States of Geological Survey (USGS) atau Survei Geologi Amerika Serikat mencatat gempa ini magnitude (M) 6,9, terletak 15 km di sebelah utara-barat laut (NNW) Pematangsiantar. Gempa berada di kedalaman 172,5 km.
Hasil analisis USGS secara otomatis melalui GeoNames lokasi terdekat Pematangsiantar, 15,3 km (9,5 mil), Pekan Bahapal – Simalungun 17,9 km (11,1 mil), Tebing Tinggi 31,6 km (19,6 mil), Parapat – Simalungun 47,9 km (29,8 mil) dan Medan 67,6 km (42 mil).
Sebagai catatan, batas lempeng di sebelah barat daya Sumatra merupakan bagian dari zona tumbukan tektonik panjang yang membentang lebih dari 8.000 km. Mulai dari Papua di timur hingga bagian depan pegunungan Himalaya di barat.
Segmen Sumatera-Andaman dari zona tumbukan ini membentuk batas lempeng megathrust zona subduksi—yaitu Palung Sunda-Jawa—yang mengakomodasi konvergensi antara Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Sunda.
Konvergensi ini menjadi penyebab tingginya aktivitas seismik dan vulkanisme di Sumatra. Sesar Sumatra, sebuah struktur sesar geser (transform) utama yang membelah Pulau Sumatera, mengakomodasi komponen lateral dari pergerakan relatif lempeng yang meningkat ke arah barat laut.




