Darilaut (Marisa) – Semarak peringatan hari ulang tahun (HUT) ke 20 Kabupaten Pohuwato dan dua tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, Saipul A. Mbuinga – Suharsi Igirisa, berlangsung cukup meriah.
Nampak sejumlah perusahaan swasta di Kabupaten Pohuwato hingga dari Provinsi Gorontalo turut meramaikan event tahunan yang diawali dengan SMS Expo 2023 tersebut.
Sehubungan dengan itu, Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato, Nasir Giasi, dengan tegas memberikan warning para investor “kumabal” (keras kepala) di daerah yang enggan berkontribusi terhadap hajatan masyarakat Kabupaten Pohuwato tersebut.
Terlebih beberapa perusahaan yang enggan berpartisipasi justru perusahaan yang sudah belasan tahun beroperasi di Kabupaten Pohuwato.
“Perusahaan tak berkontribusi pada HUT, Itu yang akan kita evaluasi, bahkan ada informasi ada perusahaan yang sudah bertahun-tahun berada di Pohuwato justru tidak ikut. Ini tentu menjadi catatan kami, catatan DPRD Pohuwato,” katanya, Senin (20/2/2023).
Pemerintah daerah sudah harus mengambil langkah tegas kepada para investor yang sudah tak lagi memiliki rasa sebagai bagian dari masyarakat Kabupaten Pohuwato, kata mantan Presiden BEM Universitas Negeri Gorontalo itu.
Ketua DPRD mengatakan kalau memang mereka seperti itu, alangkah baiknya diberi reward dan punishment. Mereka yang kumabal itu, tidak ada sens of Belonging dan rasa memiliki terhadap Pohuwato, pemerintah dapat mengambil sikap dengan menggunakan haknya untuk bisa merekomendasikan penutupan sementara, pencabutan izin dan sebagainya.
Kabupaten Pohuwato adalah daerah yang sangat mendukung iklim investasi. Hanya saja, jika investor tidak memperlakukan daerah dan masyarakat dengan baik, pemerintah perlu mempertimbangkan keberadaan investor yang tidak memberikan keuntungan yang positif bagi masyarakat dan daerah.
Menjawab tantangan ekonomi yang akan datang Investasi adalah jawabannya. Hanya saja harapan kami investasi bukan sembarang investasi. Sebagai wakil rakyat, bagi kami investasi itu adalah rahmatal lil Alamin di dalamnya, ada multiplayer efek terhadap masyarakat Pohuwato khususnya yang di titik beratkan adalah penyerapan tenaga kerja yang menyasar para pencari kerja lokal, kata Nasir. (yaz)
