Darilaut (Marisa) – Sebagai wujud menjalankan sistem pertanian berkelanjutan, kakao Taluditi Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, akan mengikuti event Cocoa Of Excellence. Kegiatan ini akan berlangsung di Italia.
Setelah lolos seleksi tingkat nasional, kakao Taluditi yang menjadi komoditas andalan Bumi Panua, akan mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi tersebut.
Bersama delapan produk daerah lain, kakao Taluditi akan membawa nama harum Indonesia pada event seleksi cita rasa kakao tingkat internasional. Kakao Taluditi akan bersaing dengan produk-produk kakao dari berbagai belahan dunia.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pohuwato, Abdullah Kadir Diko, yang juga sebagai pendamping kelompok Petani Kakao di Kecamatan Taluditi, mengatakan, Cocoa Of Excellence merupakan kegiatan yang memberikan apresiasi kepada penghasil biji kakao berkualitas tinggi.
Untuk event internasional ini dilaksanakan setiap dua tahun sekali. Tahun 2023 ini event direncanakan akan digelar di Italia, kata Diko.
“Alhamdulillah, biji kakao kita terpilih mewakili Indonesia untuk mengikuti seleksi Cita Rasa Kakao Internasional Cocoa of Exellence 2023 di Itali,” kata Ketua Fraksi PKB ini, Ahad (8/1/2023).
Terpilihnya kakao asal Kabupaten Pohuwato merupakan komitmen semua pihak yang terlibat dalam program pendampingan petani kakao sejak 2015 lalu.
“Ini merupakan hasil dari proses pendampingan yang sudah kita jalankan sejak 2015 bersama organisasi non pemerintah Burung Indonesia, Rikolto Indonesia dan pemerintah daerah beserta para pihak yang telah mendukung dan terlibat,” kata Diko.
Tak hanya itu, kata Diko, hutan yang masih terjaga, keanekaragaman hayati serta didukung oleh komitmen penuh para petani Taluditi membuat komoditas andalan Pohuwato itu berkualitas tinggi dan cita rasa khusus (speciality).
Selanjutnya, menurut lembaga pusat penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, layak untuk mewakili Indonesia di pentas dunia.
“Ini juga tidak lepas dari komitmen yang tinggi petani Taluditi yang mempraktikkan pertanian berkelanjutan, serta hutan dan keanekaragaman hayati yang masih terjaga membuat biji kakao dihasilkan memiliki keunikan dan cita rasa yang berbeda,” ujar Diko.
Dalam Cocoa Of Excellence 2023 nanti, akan memilih 50 besar kakao terbaik dari berbagai negara yang hasil seleksinya akan dipublikasikan pada September sampai Desember nanti di Itali.
“Kami berharap, pertama, kakao Gorontalo masuk dalam 50 kakao terbaik dan dapat mengharumkan kakao Indonesia di kancah internasional,” katanya.
“Kedua, pemerintah daerah khususnya beberapa dinas terkait dapat terus meningkatkan dukungan yang lebih konkret untuk memperkuat pembangunan budidaya kakao dari hulu hingga hilir.”
