Laporan yang diterima BNPB, tanah longsor diduga menimbun satu gubuk tempat warga sedang berteduh. Tujuh orang dilaporkan hilang dalam peristiwa tersebut.
Tidak ada laporan kerugian materil. Namun, tujuh warga diduga tertimbun akibat longsor.
BPBD Kabupaten Parigi Moutong segera berkoordinasi dengan instansi terkait dan mengerahkan tim untuk melakukan upaya pencarian dan pertolongan.
Hingga Minggu (22/6), proses pencarian masih berlangsung oleh tim gabungan yang terdiri dari unsur BPBD, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat.
Namun, proses pencarian mengalami kendala berupa terbatasnya jaringan komunikasi di lokasi kejadian yang berada di wilayah dengan akses sulit.
BPBD Kabupaten Parigi Moutong melaporkan kebutuhan mendesak saat ini adalah alat berat untuk membantu proses evakuasi serta tambahan tenaga dari tim SAR guna mempercepat pencarian para korban.
BNPB mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan dan lereng yang rentan longsor.
Sebelumnya, hujan deras menyebabkan banjir di enam desa di Kabupaten Parigi Moutong. Sebanyak 438 KK atau 1.712 jiwa terdampak, dan 384 KK masih mengungsi. Kerusakan meliputi ratusan rumah, fasilitas pendidikan, ibadah, serta kantor desa. Kondisi terakhir menunjukkan banjir mulai surut dan akses jalan telah kembali normal.




