Darilaut – Sebanyak 237 seniman kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG) tampil dalam kompetisi Pekan Seni Mahasiswa Tingkat Universitas (Peksimitas) 2026.
Kompetisi yang berlangsung ketat selama dua hari saling beradu bakat, estetika, dan kreativitas yang tersebar di 14 tangkai lomba seni yang berbeda. Mulai dari seni suara, seni pertunjukan, hingga seni rupa dan sastra.
Ajang ini mempertemukan talenta-talenta terbaik dari 11 fakultas dan program vokasi ini dirancang khusus untuk menyaring mahakarya dan kemampuan seni terbaik mahasiswa, sekaligus menjadi gerbang awal menuju panggung seni tertinggi di level nasional.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNG, Prof. Dr. Muhammad Amir Arham, mengatakan bahwa Peksimitas bukan sekadar panggung hiburan, melainkan wadah pembinaan serius untuk menyalurkan minat dan bakat mahasiswa.
Kompetisi ini adalah kesempatan emas untuk menjaring mahasiswa terbaik. Kami berharap seluruh perwakilan fakultas tampil habis-habisan dan bersungguh-sungguh, karena pemenang dari sini akan memikul tanggung jawab besar membawa nama UNG dan Provinsi Gorontalo di tingkat nasional, kata Prof. Amir.
Rektor UNG, Prof. Dr. Eduart Wolok, mengingatkan kembali memori kejayaan UNG di kancah nasional. Pada partisipasi beberapa tahun lalu, UNG sukses memborong berbagai medali emas dan mengukuhkan posisi sebagai universitas dengan performa seni terbaik untuk kawasan Timur Indonesia.
“Pencapaian luar biasa di masa lalu harus menjadi modal berharga dan pemantik spirit kita hari ini. Kita punya catatan gemilang sebagai juara di bidang seni tingkat nasional,” ujar Prof. Eduart.
Untuk itu Retor berharap mahasiswa yang berkompetisi pada Peksimitas dapat berkompetisi sebaik-baiknya dengan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Nantinya peserta yang menjadi juara dan terpilih mewakili UNG, dapat berkompetisi dan bersaing memperebutkan prestasi di tingkat Nasional.
