Alumni ITK Unhas Darwis Ismail Terpilih Sebagai Ketua Umum ISKINDO 2026-2031

Kongres IV Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (ISKINDO). FOTO: DOK. ISKINDO

Darilaut – Alumni Ilmu dan Teknologi Kelautan (ITK) Unhas, Darwis Ismail, terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (ISKINDO) periode 2026-2031.

Darwis, angkatan 1992 ITK Unhas, meraih suara mayoritas dalam pemilihan yang berlangsung pada Jumat (23/10) malam di Jakarta.

ISKINDO sudah menjalani dua kepemimpinan, yakni M.Zulficar Mochtar dan M. Riza Damanik. Dewan Pengurus Wilayah (DPW) ISKINDO dalam Kongres IV memilih Darwis sebagai ketua umum untuk melanjutkan kepengurusan sebelumnya.

Sejak terbentuk pada 8 Juni 2015 bertepatan dengan Hari Kelautan Sedunia, gagasan ISKINDO sudah bergulir selama 20 tahun.

Para alumni dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia kemudian berkumpul di Gedung Joang, Menteng, Jakarta dan mendeklarasikan terbentuknya ISKINDO.

Para alumni ini, di antaranya ada yang menggagas terbentuknya wadah HIMITEKINDO (Himpunan Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Kelautan Indonesia) di Pare-pare, Provinsi Sulawesi Selatan, pada 24 September 1992.

HIMITEKINDO disahkan pada Musyawarah Nasional I di Jepara, Propinsi Jawa Tengah pada 3 September 1993. HIMITEKINDO sebagai satu-satunya organisasi antar lembaga mahasiswa se-profesi di bidang kelautan.

Selanjutnya, terbentuk ISKINDO sebagai wadah para alumni ITK seluruh Indonesia, di Gedung Joang, Jakarta.

Saat ini pesisir dan laut Indonesia menghadapi tantangan yang tak mengenal batas organisasi maupun wilayah. Pentingnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan kelautan dan perikanan, menuntut kehadiran komunitas ISKINDO yang mampu bekerja bersama.

Peran Sarjana Kelautan

Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menyampaikan selamat kepada Darwis Ismail, terpilih sebagai Ketua Umum ISKINDO.

Prof. Dr. Yuniarti Koniyo, Dekan Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan UNG dan civitas academica menyampaikan apresiasi dan harapan agar amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan baik dalam memperkuat peran sarjana kelautan bagi pembangunan maritim Indonesia. 

Prof. Yuniarti  mengatakan bahwa sebagai institusi pendidikan tinggi yang berfokus pada pengembangan ilmu kelautan dan teknologi perikanan, keberadaan organisasi profesi seperti ISKINDO memiliki peran strategis dalam mempertemukan gagasan akademik dengan kebutuhan nyata pembangunan kelautan.

Kolaborasi lintas institusi diharapkan dapat mendukung pengembangan sumber daya manusia yang kompeten, penelitian inovatif, pengelolaan ekosistem laut berkelanjutan, serta penguatan ekonomi masyarakat pesisir, kata Prof. Yuniarti.

Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan UNG berharap kepengurusan ISKINDO periode 2026–2031 dapat menjadi ruang kolaborasi yang semakin terbuka bagi para sarjana kelautan dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk dalam memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan ekonomi biru dan pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan.

Exit mobile version