Jakarta – Sebanyak 54 unit tablet diberikan kepada kapten kapal anggota Asosiasi Perikanan Pole & Line dan Handline Indonesia (AP2HI) di Bitung, Sulawesi Utara. Tablet ini digunakan untuk pelaporan e-logbook penangkapan ikan.
Menurut Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Bitung Henry Batubara, pada April 2019 telah diberikan 25 unit tablet kepada para kapten kapal anggota AP2HI. Selanjutnya, pada 15 Agustus diberikan 29 unit tablet.
Tablet ini, kata Henry, diaktivasi dan digunakan untuk pelaporan e-logbook penangkapan ikan.
Henry mengharapkan tablet yang diterima kapten kapal dijadikan property yang tidak terpisahkan dengan kapal dan digunakan secara rutin untuk menyampaikan data logbook secara elektronik.
Sehari sebelumnya, pada 14 Agustus, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerjasama dengan The USAID Oceans and Fisheries Partnership (USAID Oceans) melaksanakan Kegiatan Koordinasi Teknis dan Monev Proyek USAID Oceans. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim Pokja KKP di Gedung Sekretariat CTI-CFF Manado.
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, M Zulficar Mochtar, melalui Kasi Pemantauan Pengelolaan SDI Aris Budiarto mengatakan, kerja sama KKP dan USAID Oceans meliputi 4 komponen kegiatan. Kegiatan tersebut, masing-masing CDTS (Catch Documentation and Traceability System), EAFM (Ecosystem Approach to Fisheries Management), PPP (Public Private Partnership) dan HWGL (Human Welfare, Gender and Labor).
Agenda utama Koordinasi Teknis dan Monev kegiatan USAID Oceans, pertama, memberikan masukan terhadap implementasi program kerja USAID Oceans di Bitung dalam kurun waktu 2015-2019. Kedua, memberikan masukan terhadap program kerja Oceans di Bitung hingga akhir 2019, saat proyek selesai untuk learning site, khususnya terkait close out event yang direncanakan pada minggu kedua November.
Ketiga, memberi masukan terkait exit strategy Oceans yang akan dilaksanakan pada tahun kelima (Oktober 2019-Maret 2020). Keempat, memberi masukan terkait penyiapan laporan BAST USAID Oceans.
Tim Pokja juga ke ruangan di TPI Bitung yang akan menjadi lokasi Fisheries Monitoring (FishMon) Center Facility yang akan berfungsi sebagai ruang pengawasan e-Logbook.*
