Badai Ida Menewaskan Puluhan Orang di AS, Kerugian Ditaksir $95 miliar

Sebuah rumah hancur saat Badai Ida melintasi di New Orleans, pada Minggu, 29 Agustus 2021. FOTO: Departemen Pemadam Kebakaran New Orleans/WEATHER.COM

Darilaut – Badai Ida yang melintasi beberapa negara bagian di Ameriksa Serikat (AS) telah menewaskan puluhan warga. Kerugian atas peristiwa ini diperkirakan mencapai $95 miliar.

Seperti banjir dengan curah hujan yang tinggi melanda wilayah New York City pada Rabu malam hingga Kamis, menyebabkan banyak kematian. Seperti yang digambarkan oleh AccuWeather sebagai “bencana banjir bandang paling signifikan” dalam sejarah kota.

Jumat pagi, sedikitnya 48 kematian telah dikonfirmasi di sepanjang Pantai Timur (Gulf Coast) akibat badai. Sejumlah warga meninggal dunia di lima negara bagian dalam cuaca ekstrem.

Korban tewas terbanyak di New Jersey sebanyak 25 orang. Sedikitnya 10 orang tewas di New York, kemudian di Pennsylvania, Maryland, dan Connecticut.

Korban tewas dari Pantai Teluk ke Timur Laut, pada Jumat, telah melampaui 60 orang.

Tiga kematian di New York City terjadi dalam satu rumah tangga di wilayah Queens. Tiga anggota keluarga, termasuk seorang anak laki-laki berusia 2 tahun, tenggelam di lingkungan Flushing. Dua orang lainnya tewas di lingkungan Jamaika ketika banjir meruntuhkan dinding rumah mereka.

Empat kematian lainnya terjadi di sebuah kompleks apartemen di Elizabeth, New Jersey.

Pada Kamis malam, Gubernur New Jersey Phil Murphy mengumumkan bahwa dia telah meminta Deklarasi Bencana Besar dari Presiden Joe Biden. Murphy mengatakan prediden menyetujui permintaan presiden tersebut, sebagai dukungan tambahan untuk membantu warga dan pemilik bisnis agar pulih dari banjir.

Kepala Meteorologi AccuWeather, Jonathan Porter, mengatakan hujan deras akibat Badai Ida pada Rabu malam mengakibatkan bencana banjir bandang paling signifikan dalam sejarah Kota New York.

Forecasters AccuWeather sebelumnya telah menyampaikan tentang ancaman yang dapat ditimbulkan badai tersebut saat memasuki ke arah Timur Laut.

Pendiri dan CEO AccuWeather Dr Joel N. Myers mengatakan meningkatkan perkiraan awal kerusakan total dan kerugian ekonomi dari Ida karena dampak ekstrem di Timur Laut. Myers menaikkan perkiraan menjadi $95 miliar dari perkiraan sebelumnya $70 miliar menjadi $80 miliar.

Di wilayah Philadelphia, setidaknya tiga kematian telah dikonfirmasi oleh pejabat setempat, termasuk satu kematian seorang wanita yang tertimpa pohon tumbang di Upper Dublin Township.

Di Rockville, Maryland, seorang pria berusia 19 tahun tewas dalam banjir di Apartemen Rock Creek Woods di Twinbrook Parkway. Menurut Fox5, pria itu berusaha membantu ibunya ketika dia hanyut.

Walikota New York City Bill de Blasio pada hari Rabu, mengatakan kami mengalami peristiwa cuaca bersejarah malam ini dengan hujan yang memecahkan rekor di seluruh kota, banjir dan kondisi berbahaya di jalan.

Sementara itu, Survei Geodesi Nasional (NGS, National Geodetic Survey) telah mengumpulkan gambar penilaian kerusakan yang diambil melalui udara setelah Badai Ida.

Citra dikumpulkan di area spesifik yang diidentifikasi oleh NOAA dengan berkoordinasi dengan FEMA, Penjaga Pantai AS, dan mitra negara bagian lainnya.

Gambar yang dikumpulkan tersedia untuk dilihat secara online melalui penampil citra udara NGS.

Citra udara NOAA membantu navigasi yang aman dan menangkap kerusakan di wilayah pesisir yang disebabkan oleh badai.

Citra udara adalah alat penting untuk menentukan tingkat kerusakan yang ditimbulkan oleh banjir, dan untuk membandingkan wilayah pesisir dasar untuk menilai kerusakan pada pelabuhan utama dan saluran air, garis pantai, infrastruktur penting, dan masyarakat pesisir.

Citra ini memberikan cara yang hemat biaya untuk lebih memahami kerusakan yang diderita properti dan lingkungan.

Sumber: Accuweather.com dan Oceanservice.noaa.gov

Exit mobile version